Dengan pujian, tentu akan memberikan kualitas hubungan yang lebih baik dengan seseorang. Entah itu dengan keluarga, rekan kerja, pasangan hidup, anggota keluarga ataupun dengan bos sekalipun.
Melontarkan pujian bukan berarti Anda mengambil hati ataupun cari muka, karena itu jangan ragu untuk memberikan pujian ataupun malu. Asal Anda tahu teknik melontarkannya, orang yang menerimanya pasti senang.
Berikut hal-hal yang patut Anda perhatikan dalam memuji :
- Pujian yang spesifik
Jika memberikan pujian, cobalah mengatakannya dengan jelas dan lebih spesifik.
Kalimat seperti "Cara kamu bagus mengatasi klien tadi…" tentu lebih berarti dibanding dengan "Kerjamu bagus," yang terdengar seperti basa-basi.
- Pujilah dengan tulus
Pujian yang tulus Anda katakan tentu akan terasa pada orang yang menerimanya.
Jangan katakan kalau hasil kerja rekan Anda bagus jika hasilnya memang tidak maksimal. Pujilah jika hasil kerja rekan Anda memang benar-benar bagus. Pujian yang dipaksakan hanya terdengar sebagai basa-basi saja.
- Beri pujian, namun jangan merendahkan diri sendiri
Jika Anda memberikan pujian, janganlah mencampurnya dengan kekurangan pada diri Anda sendiri. Hal yang demikian hanya membandingkan antara kemampuannya dengan ketidakmampuan diri Anda. Lebih baik, bicarakan keluhan Anda secara terpisah.
Pujian yang Anda lontarkan bersamaan dengan keluhan Anda hanyalah memberikan perasaan bersalah bagi penerimanya.
- Ucapkan dengan wajar
Ucapkanlah pujian dengan wajar, kalem dan apa adanya. Pujian yang dilontarkan kelewat antusias dan berlebihan hanya akan menghilangkan kesan yang tulus.
______________________________________________________
The education of a man is never complete until he dies
Indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback