Percaya atau tidak, senang atau tidak, dalam hal kencan ternyata pria lebih piawai. Sedangkan wanita cenderung mengikuti kemauan pria. Apakah penyebabnya? Ternyata bagi pria, kencan itu harus asyik, fun dan mereka tak pernah pusing memikirkan apakah kencan ini akan berumur panjang atau teramat pendek.
Selain itu, pria selalu melihat kenyataan dan menganggap segala sesuatunya santai dan mudah. Sementara wanita justru sibuk menganalisa tindakan si dia. Misalnya, setelah kencan, si dia tidak menghubungi lagi. Yang ada dibenak langsung yakin bahwa si dia tidak ada perhatian, alias tidak suka. Ayo kita pelajari prinsip kencan yang lazim dianut para lelaki dan telah terbukti keberhasilannya!
Bagi pria: kencan adalah arena bermain.
Semakin banyak berkencan, semakin banyak kesenangan dan kesempatan menemukan pasangan yang cocok. Para pria percaya, ada banyak wanita yang dapat ditemui.
Bagi wanita, konsep di atas agak sulit diterima. Banyak di antara kita yang menganggap kencan adalah arena menemukan "Dia yang Sempurna",daripada "Pria yang Tepat" Padahal pasangan hidup yang pas tak bisadiperoleh dalam sekali kencan.
Sebuah teori kencan yang selama ini membawa hasil memuaskan, seperti dikutip dari kosmo, adalah berkencan dengan 3 pria sekaligus. Tapi ingat,saat berkencan dengan ketiga pria ini jagalah sikap Anda agar tetapi bebas, tanpa ada rasa terikat komitmen apa pun dengan mereka.
Tujuan Anda adalah berkencan dengan banyak pria sebelum memutuskan memilih 1 yang terbaik untuk dijadikan teman hidup (Jangan salah, ini hanya berkencan, tidak tidur bersama!). Jika setuju, maka Anda pun akan memiliki acara berkencan yang asyik, sehat, tapi juga heboh.
Pria Tak Suka Buru-buru.
Kencan pertama baru saja dimulai. Namun, kebanyakan wanita segera mengabarkan acara kencan kepada teman-teman dekat. Sikap begini justru membuat pria ketakutan. Jadi kapan sebaiknya Anda pantas menyiarkan berita gembira itu?
- Bila telah 'jalan bareng' si dia - minimal 4 bulan, berarti dia memang kencan Anda.
- Bila Anda dan dia saling jatuh cinta - berarti hubungannya bukan lagi sekedar pertemanan biasa.
- Bila Anda telah kencan selama hampir 1 tahun, dan rasa cinta tak kunjung muncul. Mungkin Anda berdua Cuma saling mengagumi. Namun memang untuk menumbuhkan rasa cinta membutuhkan waktu.
Pada umumnya, pria langsung mengajak kencan seorang wanita yang menerima ajakannya. Sementara para wanita, hanya mau kencan dengan pria yang 'berpotensi' diajak 'jalan' dalam waktu yang lama. Dan terlalu asyik meneliti bibit, bebet, dan bobot (keturunan, isi kantong, dan sisi intelektual) si dia. Dan banyak wanita ingin mengubah pasangannya.
Jika hal ini telah terjadi, coba tanyakan diri sendiri: Mengapa saya ingin mengubah dia? Pernahkah Anda mendengar pria berbicara tentang keinginanannya mengubah wanita? Keinginan seperti itu tidak lazim dan tak pernah terdengar di dunia lelaki.
Mereka sudah terlalu sibuk mengurus hidupnya. Jika seorang lelaki menginginkan seorang wanita, dia pasti berusaha keras. Kalaupun si wanita mempunyai standart yang 'terlalu tinggi', si lelaki akan meninggalkannya.
Seharusnya wanita juga mengadopsi prinsip, kebiasaan dan gaya kencan yang dimiliki kaum laki-laki. Ibaratnya untuk apa menghabiskan tenaga mengubah jeruk purut menjadi jertuk mandarin. Laki-laki tak akan mau diubah. Janganlah buang- buang enerji.
Solusi lain, cintailah kekurangannya. Bila demikian halnya, gunakan gaya seperti menjalin persahabatan dengan teman wanita. Anda tentu bisa menerima kebiasaan buruk sahabat tercinta, bukan?
Pria Bukan Penganalisis.
Perbedaan mendasar antara pria dan wanita adalah wanita cenderung menganalisis dan menduga-duga segala sesuatu. Sementara pria 'cukup bahagia' menerima segala sesuatu berdasarkan kenyataan yang ada.
Agar kencan lancar ubahlah cara berpikir seperti itu. Laki-laki tak pernah melihat makna tersembunyi di balik ucapan - ucapan kita. Selain itu, saat kencan, mereka enggan membahas hubungan-hubungan kasih di masa lalu maupun masa depan.
Apalagi jika menyangkut hubungannya dengan ibundanya yang tercinta. Pastinya, saat kencan mereka cuma ingin senang-senang, dan Anda seharusnya juga bersikap demikian. Yang paling mereka inginkan saat berkencan dengan Anda, hanyalah duduk berdua di sofa, dan memeluk Anda erat, penuh cinta. Asyik, 'kan? Jadi jangan berpikir kelewat ruwet.
Pria Memberi Ruang Gerak Lebih Luas.
Wanita lebih suka membatasi ruang gerak kekasihnya, sementara pria sebaliknya. Wanita sering berpikir bahwa sepasang kekasih itu harus selalu bersama. Kita sering kesal bila si dia tak mau menemani menonton. Atau ketika diajak shopping si dia malah memilih pergi bersama teman-teman.
Dan yang sebaiknya dipertimbangkan; Ikuti saja keinginannya dan jangan membawa masalah ke hati. Pria akan bicara terus terang apa yang ia inginkan dan yang tidak diinginkannya, dan dia tak akan marah bila Anda tak tertarik pada hobinya. Meski Anda tidak senang sepakbola, tak berarti ia tak mencintai Anda. Artikan secara sederhana, dia suka bola dan Anda tidak.
Sebaliknya dengan Anda. Jangan paksa ia menemani Anda ke acara bazaar murah atau nonton musik klasik. Nikmati saja waktu yang tercipta saat sedang sendirian. Sebuah hubungan asmara memang membutuhkan saling kompromi, tapi pakailah asas kompromi ini untuk hal-hal berbobot. Setiap pria memahami hal ini, dan itu yang mereka lakukan selama ini. Jadi tidak ada salahnya kita tiru saja
Be more concerned with your character than your reputation,
because your character is what you really are,
while your reputation is merely what others think you are
***********************************************
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback