(thoughtful story) Leilani Carolina
- Pada sebatang pohon kecil, hiduplah beberapa daun yang tumbuh bersama.
- Di antara daun-daun tersebut terdapat sebuah daun yang sangat besar dan kuat.
- Daun itu diagung-agungkan karena kekuatannya.
- Dialah yang dianggap pelindung bagi daun-daun lainnya dari badai, hujan, panas matahari yang terik, dan bahaya lainnya.
- Suatu ketika datanglah musim kemarau yang panjang.
- Daun-daun di pohon kecil itu mulai layu karena tidak mendapat air dan makanan.
- Daun besar yang tadinya kuat dan besar mulai terlihat keriput.
- Ia berusaha melindungi daun-daun lainnya dari matahari yang bersinar sangat terik sehingga daun2 sahabatnya itu tidak kehilangan air lebih banyak lagi.
- Hari berganti hari, daun besar itu sudah sampai pada puncak usahanya.
- Ia mulai sobek-sobek sehingga sinar matahari mulai menembusnya.
- Ia mulai kehilangan kekuatannya dan daun-daun lainnya pun sudah mulai mengabaikannya karena ia tidak kuat lagi seperti dulu.
- Beberapa hari kemudian daun besar itu merasa tidak kuat lagi akhirnya ia berkata kepada teman-temannya : dengar Teman-teman aku tidak lagi mempunyai kekuatan untuk melindungi kalian, aku akan gugur. Selamat tinggal Setelah berkata demikian akhirnya daun besar itu pun gugurlah.
- Musim kemarau terus berlanjut, daun-daun di pohon kecil itu saling bertahan untuk hidup. Mereka sama sekali sudah melupakan daun besar yang telah berjasa melindungi mereka sehingga mereka dapat bertahan sampai sekarang.
- Musim kemarau tidak juga berakhir. Daun-daun di pohon kecil itu sudah mulai kehilangan harapan. Mereka merasa sangat kelaparan, kehausan dan akan mati. Disaat mereka putus asa, tiba tiba dirasakan adanya air dan makanan dari tanah.
- Mereka terheran-heran akan adanya keajaiban itu. Setelah lama mencari-cari,mereka menyadarinya. Mereka melihat bahwa daun besar itu sudah membusuk dan menghasilkan air dan sari makanan bagi mereka.
- Akhirnya dengan air dan sari makanan dari daun besar tadi, daun daun di pohon kecil itu berhasil bertahan sampai musim hujan datang.
- Daun-daun di pohon kecil itu sangat menyesal karena telah melupakan daun besar itu. Padahal sampai akhir hayatnya daun besar itu tetap menjadi pahlawan bagi daun-daun lainnya.
Renungan : - Janganlah menilai seseorang dengan penampilan dan kekuatannya.
- Tuhan memberikan bantuan kepada kita melalui siapa saja bahkan melalui orang yang kita
anggap telah jatuh dan hina . - Ingatlah rencana Tuhan itu ajaib dan tidak pandang bulu terhadap semua hambanya.
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback