(inspiration)
- Kita belajar apa itu cinta dari seorang ibu yang menyusui anaknya dalam gendongan, sedangkan kedua belah tangannya sibuk menisik selimut keluarga.
- Dalam dadanya tiada sesuatu apa selain ketulusan memberi atas nama cinta.
- Kita belajar apa itu cinta dari seorang ayah yang membawa pulang sejumput padi dan setuang air setelah seharian berterik-terik di ladang.
- Dalam dadanya tiada sesuatu apa selain kegembiraan memberi atas nama cinta.
- Karena cinta bukan hanya sekedar pelukan hangat, belaian lembut, atau kata-kata penuh dayu, bahkan cinta bukan hanya cinta yang kita rasakan saat jatuh cinta.
- Kita belajar apa itu cinta dari apa pun yang ada di muka bumi.
- Dari cahaya matari.
- Dari sepasang merpati.
- Dari sorot mata anak-anak yang menanti pemberian kasih.
- Dari sujud dan tengadah doa.
- Dari apa pun.
- Dari seluruh kelahiran, yang kita sambut dengan cinta, hingga kematian yang kita larung dalam cinta, kita hanya belajar satu hal: cinta.
- Dan kehadiran kita dalam hidup ini pun tiada maksud lain selain mewujudkan cinta.
- Seperti apakah cinta?
- Cinta mempunyai tangan untuk menolong orang lain.
- Cinta mempunyai kaki untuk mendorong yang miskin dan membutuhkan.
- Cinta mempunyai mata untuk melihat penderitaan dan keinginan.
- Cinta mempunyai telinga untuk mendengar rintihan dan kesengsaraan.
- Seperti itulah cinta.
- Cinta tidak ada kaitannya dengan yang ingin anda dapatkan, tetapi berhubungan dengan yang ingin anda berikan - apa pun itu.
- Yang akan anda terima sebagai balasan bermacam-macam.
- Tetapi itu sama sekali tidak berhubungan dengan yang anda berikan.
- Anda memberi karena cinta dan tidak bisa tidak memberi.
- Apabila anda sangat beruntung, mungkin anda balik dicintai. Itu indah sekali, tetapi tidak harus selalu demikian.
_________________________________________________________________
Regards,
Awie ^_^
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback