(inspiration)
Ada kekuatan besar dalam tangan seorang pria dalam peran sebagai seorang ayah dan suami dalam keluarga. Saya teringat seorang teman saya, pemilik suatu perusahaan besar dalam negeri. Dia dihormati oleh teman-teman bisnisnya, disegani oleh karyawannya, bahkan dijadikan teladan oleh mereka yang berada diatasnya.
Dia juga sedang kehilangan keluarganya. Seluruh kepandaian bisnisnya tidak mempersiapkan dia untuk perang dingin dirumahnya sendiri. Dalam matanya tercermin kesedihan dan frustasi.Ia ingat saat-saat ia enggan meninggalkan pekerjaannya, pulang ke rumah dan semua janji-janji yang tidak dipenuhi.
Kemampuan yang menolongnya di persaingan bisnis ternyata juga menghancurkan keluarganya. Ia telah gagal untuk menyadari betapa dahsyatnya kekuatan dari sikap dan perbuatannya sehari-hari terhadap mereka yang ada di rumah - sampai nasi sudah menjadi bubur. Sudah terlambat!
Setiap pria harus menyadari bahwa mereka memiliki dua buah pedang yang menggambarkan dua jenis kekuatan. Satu adalah pedang perak, pedang ini diperoleh pada awal masa kedewasaan, dan dipakai terus menerus dalam pekerjaan.
Pedang ini membawa rasa aman dan menumbuhkan kestabilan bagi pria di tengah gejolak dunia. Pedang perak ini melambangkan kekuatan posisi, yaitu kuasa, kewibawaan, kehormatan yang diperoleh karena apa yang pria lakukan, misalnya jabatan, gelar, atau popularitas.
Pedang kedua yang dimiliki namun jarang dipakai kebanyakan pria adalah pedang emas yang melambangkan kekuatan pribadi. Pedang ini mungkin disertai dengan titel atau kartu kredit yang "wah", tapi pedang ini berbicara mengenai karakter seperti kehangatan, sensitivitas, kasih, ketulusan dan perhatian. Pedang ini berbicara mengenai "siapa pria itu sebenarnya" disaat ia sendiri.
Lalu apakah seorang pria harus memilih salah satu dari pedang itu? Tidak sama sekali. Yang ditekankan disini adalah kemampuan memakai dua belah pedang tersebut. Umumnya, pria sangat ahli memakai pedang perak dilingkungan kerjanya. Namun ada saat dimana dia juga harus mahir memakai pedang emasnya, misal dengan keluarganya. Apakah seorang pria mampu memakai kedua pedang ini dengan baik?
Jawabannya adalah harus bisa, jika ia ingin memenangkan kasih sayang anak-anaknya, cinta seorang istri dan kata "Baik sekali" dari Sang Pencipta.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menguasai pedang emas ini adalah:
- Hormati orang-orang yang Anda cintai dengan memberi mereka tempat yang penting di hati, waktu di rumah Anda. Rasa hormat juga dapat
dinyatakan dengan menjaga dan mengembangkan tindakan, kata-kata dan sikap menghargai mereka. - Kembangkan komunikasi yang memiliki arti. Rata-rata keluarga harus memiliki sekitar satu jam komunikasi yang berarti setiap harinya.
- Atasi kemarahan dalam cara yang tepat dan sehat.
______________________________________________________________
You will know when love has come, for all the world will smile for you
and more than anything, you'll try to keep this love so true
you will know the feeling well, he's everything your dreams are made
Indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback