Pilihan seorang anak
Kedua orang tua dari seorang anak laki-laki yang masih kecil merasa gelisah tentang masa depan anak mereka. Seorang teman memberitahu agar mereka menguji anak tersebut. mereka harus menempatkan uang dua puluh ribu rupiah di meja, juga Kitab Suci dan sebotol whisky.
Lalu mereka harus bersembunyi dan melihat barang mana yang akan diambil oleh anak laki-laki mereka.
- Jika ia mengambil uang, dia akan menjadi seorang pengusaha.
- Jika diamengambil Kitab Suci, dia akan menjadi seorang pengkotbah.
- Jika dia mengambil whisky, dia akan menjadi seorang pemabuk.
Maka kedua orang tua itu melakukan seperti yang dikehendaki teman mereka dan segera bersembunyi sambil menunggu. Tak lama kemudian, anak mereka pulang dan masuk ke dalam ruangan. Dia mengambil uang dan menaruhnya di dalam kantungnya.
Dia mengambil Kitab Suci dan juga mengambil botol whisky, lalu pergi keluar.
Ketika melihat hal itu, sang suami berpaling kepada istrinya dan berkata, "Ya ampun! Dia akan menjadi seorang politikus."
_____________________________________________________________
Pujian dan Doa Burung Kakatua
'Tuhan', aku si burung kakatua mengucapkan terima kasih karena Engkau telah menyediakan buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang cukup banyak untukku.
Engkau telah memberiku umur begitu panjang.
Pada kesempatan ini, aku akan bercerita tentang petualanganku di bumi.
Manusia sangat mengagumi aku sehingga mereka ingin memeliharaku.
Mereka mengira aku dapat berbicara seperti mereka.
Padahal, bukankah aku hanya dapat menirukan suara yang aku dengarkan.
Bukankah aku hanyalah seekor burung yang tidak tahu makna kata-kata yang keluar dari mulutku. 'Tuhan', luka di kepalaku ini merupakan bekas pukulan tongkat tuanku.
Kata-kataku ternyata telah membuka rahasia busuk tuanku di depan istrinya.
Sungguh, aku sama sekali tidak ingin mencampuri urusan rumah tangga tuanku,bukankah aku ini hanya seekor burung Kakak Tua yang berkata-kata tanpa tahu maksud dari ucapanku.
Manusia dapat berdamai karena mulut.
Manusia dapat berperang juga karena mulut.
Jagalah lidahku supaya kata-kata yang keluar dari mulutku menjadi jalan rahmat-Mu.
Indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback