Pages

Wednesday, August 26, 2009

Ingat Mengkudu ?

Masih ingat mengkudu? Sepertinya buah berkhasiat yang satu ini sedang kalah pamor sama Buah Merah dan Mahkota Dewa. Padahal sebelumnya mengkudu atau buah pace pernah menjadi primadona pengobatan alami. Buah buruk rupa ini biasanya diolah menjadi jus untuk mengobati penyakit degenaratif seperti tekanan darah tinggi hingga diabetes melitus.

Buah pace juga dipercaya membantu penyembuhan kanker dan menambah kekebalan tubuh. Oleh karena itu, buah ini menjadi bahan pengujian di berbagai laboratorium di seluruh dunia. Di Indonesia, pengujian praklinis terhadap buah mengkudu baru saja dilakukan oleh Departemen Farmasi Universitas Indonesia (UI) yang diketahui oleh Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo.

Khasiat mengkudu dalam mengontrol penyakit dalam mengontrol penyakit tekanan darah tinggi ada pada kandungan scopoletinnya. "Zat ini bermanfaat melebarkan pembuluh darah yang menyempit, sehingga bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam jangka panjang mengkudu ini menjaga stabiltias tekanan darah normal pada penderita diabetes," kata Prof. Sumali.

Mengkudu juga mengandung zat bernama proxeronine, berfungsi memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan berupa vitamin C, proanthocyanidins, dan anthocyanidins juga terkandung dalam buah tersebut sehingga mampu mengusir radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh.

Pengujian oleh tim dari UI itu dilakukan terhadap tikus-tikus yang dibuat sedemikian rupa sehingga kadar gula dan tekanan darahnya tinggi. Dari pengujian itu dinyatakan, ekstrak mengkudu dalam Pacekap memberi efek penurunan tekanan darah secara bermakna atau signifikan. Demikian juga penurunan gula darah.

Diperlukan waktu selama 90 hari untuk menguji ekstrak mengkudu. "Pasien darah tinggi dan diabetes minum obat dalam jangka panjang. Kami menguji keamanan Pacekap bila dikonsumsi dalam jangka panjang supaya tidak menimbulkan efek samping bagi fungsi jantung, hati, ginjal dan keadaan hematologi (darah)," tambah Prof. Sumali. Hasil pengujian itu memang membuktikan, ekstrak mengkudu aman dikonsumsi dalam jangka panjang.

Nah, siap bernostalgia kembali dengan Mengkudu? Mari jaga kesehatan anda dan keluarga dengan herbal !

Sumber : Senior

Salam,

Indra Harjanto

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback