Cinta pada hakekatnya adalah sumber universal dalam kehidupan manusia, karena semua manusia tunduk pada hukum cinta, tanpa membedakan ras, suku, agama,status, jenis kelamin dan sebagainya. Cinta terkandung dalam hati nurani dan tersalurkan dalam perbuatan manusia, sehingga cinta adalah sesuatu yang mulia dan suci.
Cinta adalah sebuah perasaan, perasaan yang sangat mendalam, mempunyai pengaruh terhadap orang yang terserang cinta. Disatu sisi dia sebagai motivasi, semangat juang yang tinggi. Disisi lain dia sebagai penghancur harapan dan semangat hidup.
Cinta biasanya berawal dari kekaguman dan perasaan simpati terhadap kelebihan yang dimiliki seseorang. Cinta adalah hasil rumusan perasaan atau emosi. Sifat emosi yang mengutamakan pemuasan ego, berbeda dengan logika yang lebih banyak menggunakan pertimbangan akal sehat dan realita.
Jatuh cinta merupakan suatu hal yang wajar, adalah sesuatu yang alami, karena jatuh cinta terkadang sulit untuk dihindari. Cinta menuntut adanya pembuktian yang nyata dalam perbuatan.
Cinta yang dialami sesungguhnya tidak perlu diwujudkan dalam teori, yang diperlukan adalah mewujudkan perasaan cinta itu dalam perbuatan, sebab itu alangkah indahnya bilamana kita dapat memahami makna cinta lebih mendalam.
Cinta harus diwujudkan dalam perbuatan, dengan sungguh-sungguh mau memahami secara mendalam dan mendengarkan dengan sungguh-sungguh apa yang dikatakan dan dikehendaki oleh orang yang kita cintai. Disamping itu kita juga harus mau seiya sekata dan bersedia berbagi perasaan dan sekali gus berkorban kepada orang yang kita cintai.
Cinta dapat berupa dalam berbagai bentuk, yaitu sebagai bentuk kasih saying dalam keluarga. Bapa dan Ibu menaruh perhatian dan kasih sayang begitu besar kepada anaknya, kalau perlu dengan segala pengorbanan yang dapat diberikan.
Bentuk lain adalah cinta dalam persahabatan, yang berlandaskan adanya kesamaan pemikiran, selera, hobi ataupun kepentingan. Ini bisa terjadi karena adanya saling pengertian dan saling memahami dalam relasi antar pihak.
Bentuk cinta yang ketiga adalah cinta yang merujuk pada penggunaan indra dan menimbulkan libido, yang bisa dikenali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama, yang dapat menimbulkan perasaan seolah-olah dunia ini hanya milik berdua saja. Bentuk yang terakhir adalah cinta yang dinamakan agape, yaitu cinta tak bersyarat,dimana tidak ada pertimbangan untung rugi.
Cinta yang timbul dan dipahami dari dua arah yang sama, dimana adanya pengertian untuk saling memenuhi kebutuhan dan sekaligus menerima segala konsekuensi yang timbul di kemudian hari.
Ringan sama di jinjing, berat sama di pikul. Dalam mendalami cinta maka kita akan dapat menemukan berbagai seluk beluk cinta, yaitu tentang hukum cinta, bahasa cinta,makna cinta, tanda-tanda cinta, kreativitas cinta, tantangan dan hambatan cinta,serta jalannya cinta.
Adalah tidak wajar bilamana cintanya buta, artinya logika dibutakan oleh cinta. Kalau sudah menjadi budak cinta, maka cinta menjadi segala-galanya, sehingga semuanya menjadi benar dan baik atas nama cinta. Dalam cinta ada rasa ingin dimiliki dan memiliki.
Orang yang cintanya buta akan dikuasai nafsu memiliki dan dimiliki. Cara apapun menjadi halal demi mencapai apa yang diinginkan. Adalah sangat berbahaya sekali bilamana sudah menjadi budak cinta.. Besar kecilnya peluang untuk jatuh cinta sangat tergantung dari sedikit banyaknya kesempatan untuk bertemu dan berhubungan dengan dia.
Teman yang paling menyenangkan adalah teman yang bisa menyambung bila diajak berbicara, apalagi seiman. Kebersamaan dalam pembicaraan bisa menimbulkan suka dan duka tersendiri, menimbulkan pandangan dan perasaan yang sama, yang kemudian dapat menimbulkan perasaan kagum dan simpati, yang setelah itu memungkinkan bersemi menjadi cinta.
Indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback