| Mother And Baby Sat, 04 Apr 2009 09:31:00 WIB
Nah, kapan saat yang tepat untuk melatih dan bagaimana cara membimbingnya? Simak beberapa tips berikut ini : Kenalkan pispot Sediakan pispot bila si kecil sudah berusia 18 bulan. Terangkan cara penggunaannya, walaupun mungkin perlu waktu lama hingga si kecil mau menggunakannya. Biarkan ia berkeliaran tanpa popok sesering mungkin. Setelah ia mulai bisa menahan keinginan untuk buang air kecil atau BAB selama beberapa jam, tawarkan padanya untuk menggunakan pispot. Tapi ingat jangan memaksanya. Membangkitkan kepercayaan diri Jangan pernah menyerah untuk selalu mendorong si kecil menggunakan pispot setiap kali ia ingin buang air. Bimbing si kecil dengan lembut, jangan pernah memarahinya jika ia belum bisa melakukannya. Perlahan-lahan, kurangilah pemakaian popok. Gunakan hanya menjelang tidur di malam hari saja. Kenalkan toilet Jika si kecil sudah mulai terbiasa menggunakan pispot, kenalkan dia dengan toilet dan cara penggunaannya. Sediakan toilet kecil khusus untuk anak-anak agar ia merasa nyaman dan aman. Jelaskan padanya bahwa cara penggunaanya sama dengan pispot. Jika ia masih belum nyaman, biarkan ia menggunakannya secara bergantian dengan pispot.
Perhatikan kondisi popok si kecil selama beberapa hari. Jika popok tetap dalam keadaan kering setiap ia bangun dipagi hari, itu tandanya ia sudah siap untuk tidur malam tanpa popok. Namun tidak ada salahnya jika Anda tetap menyediakan perlak plastik dibalik seprainya, guna mengantisipasi si kecil kebobolan dimalam hari. Jika kebiasaan ngompol berlanjut Jika anak Anda masih terus mengompol hingga lepas usia anak-anak, coba gunakan alarm ngompol. Alat yang akan segera berbunyi ketika dilalui air seni ini, akan membuat si kecil terbangun dan melanjutkan buang airnya di toilet. |
| Sumber: conectique.com |
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback