"Broken heart" alias patah hati bisa membuat hidup kita redup, tapi apa benar hidup yang cuma sekali ini harus diisi dengan ratapan dan kesedihan gara-gara patah hati?
Pada usia remaja banyak yang malu-malu kalau mau mengutarakan masalah pribadi ke orang tua, tapi tidak ada salahnya kalau remaja mau mencurahkan isi hatinya ke orang tua. Tentunya beliau bisa mencari jalan keluar terhadap masalah kita ini. Apalagi "jam terbang" dalam hidup mereka lebih banyak daripada kita kaum remaja. Tentunya beliau juga sudah berpengalaman dalam hal patah hati dan soal kehidupan.
Cara-cara Mengobati Patah Hati :
Sahabat sejati adalah teman yang bersedia diajak merasakan senang dan sedih. Kalau memang ada masalah, kita bisa menumpahkan isi hati supaya beban kita berkurang. Syukur kalau mereka bisa mencarikan jalan keluarnya.
Buku harian. Inilah teman paling setia bagi kita yang tidak kenal kata marah, sebel atau bosan mendengarkan omelan dan keluh kesah kita. Padanya kita bias menumpahkan isi hati sehingga tidak 'stress' lagi, tapi kita harus menyimpannya ditempat yang aman dari tangan jahil.
Kejadian lucu. Dengan mengingat-ingat kejadian lucu, maka kita dapat melupakan masa sedih ini. Dengan mendengarkan lagu berirama senang maka pikiran kita akan segar kembali dan beban kita menjadi berkurang.
Intropeksi. Setiap kegagalan, janganlah disesali atau diratapi. Paling tidak kita ambil sisi positifnya. Jika kita putus dengan si Doi, jangan lantas menyalahkan dia terus-menerus.
Banyak bergaul membuat kita bisa melupakan dia. Siapa tahu kita bisa menemukan pengganti doi yang lebih baik dan bisa bergaul dengan semua orang.
Bagaimanapun juga, kalau kita sedang mengalami masalah, jangan simpan masalah itu didalam hati. Nanti bisa stress dan tersiksa terus.
Indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback