JAKARTA, KOMPAS.com — Sering kali orang menyamakan pekerjaan yang sedang dijalani dengan karier. Dengan kata lain, karier didefinisikan menjadi jabatan dan gaji.
Namun, menurut Career Coach Rene Suhardono, menyamakan pekerjaan dengan karier adalah hal yang kurang tepat. "Pekerjaan adalah milik perusahaan, sedangkan karier adalah milik kita," ujar Rene kepada wartawan di Plaza Kuningan, Jakarta, Rabu (24/3/2010).
- "Kita justru melupakan hal yang penting.
- Apa alasan atau mengapa kita bekerja?" tambahnya.
Dalam buku ini, ia menuliskan pengalamannya di dunia kerja sehingga akhirnya dapat menemukan pemahamannya. "Pada tahun 1970an, sedang tren menjadi tentara. 1980-an, tren PNS. 1990-an, tren bankir. 2000-an, tren enterpreneur. Tapi sangat sedikit yang memahami apa yang mereka lakukan," tambah Rene.
Dia mengatakan, pemahaman karier adalah happiness dan fulfilment. "Apakah kita bahagia melakukan sebuah hal? Itu yang harus kita jawab," tandasnya.
Usahanya untuk memberikan pemahaman mengenai karier melalui buku adalah bagian dari kampanyenya "Stop Pembodohan".
- Pekerjaan adalah milik perusahaan, sedangkan karier adalah milik kita.
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback