Pages

Thursday, October 1, 2009

kesalahan teknis

(relationship) (taken from I love you.. STILL by Martha Bolton)

Ada dua cara untuk minta maaf. Pertama, ada cara langsung, jenis permintaan maaf "Saya memang melakukannya dan saya menyesal." Lalu ada yang kira2 seperti ini :

  • "jadi, kau mau minta maaf atau tidak?"
  • "kan sudah"
  • "berkata 'punya apa untuk makan malam?' bukan permintaan maaf"
  • "Kau tahu maksudku"
  • "kau perlu mengatakannya"
  • "oke mungkin saja aku, yah, bisa saja aku, yah, kau tahulah...."
  • "salah? kau memang salah. kenapa kau tidak mengaku saja?"
  • "sudah barusan"
  • "belum"
  • "sudah. sekarang bisa kita melanjutkan ke topik lain?"
  • "begitu kau mengaku kau salah"
  • "kalau tadi kau tidak paham, aku tidak akan mengulanginya"
  • "kau tidak pernah mengatakannya"
  • "tidak pernah mengatakan apa?"
  • "aku minta maaf"
  • "aku maafkan"
Tidak peduli sekebal apa kita dari kesalahan, kenyataannya adalah kita memang tidak sempurna. Kita pasti akan ngawur sesekali. Itu sudah kodrat. Sejak dimulainya waktu, hanya satu manusia sempurna pernah berjalan di atas bumi ini,dan Ia tidak pernah menikah.

Mengakui kesalahan kita dan mampu mengatakan kita menyesal tidak membuat kita menjadi pasangan yang lebih rendah dalam suatu hubungan. Itu membuat kita manusiawi. Itu juga membuat kita lebih bisa dikasihi,baik bagi diri kita sendiri dan bagi pasangan kita.

Apakah anda merasa cepat minta maaf ketika berbuat salah?

______________________________________________________________
You will find as you look back upon your life that the moments
when you have really lived are the moments
when you have done things in a spirit of love.

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback