(about men)
"Tentu saja aku belum menikah...," kata-kata seperti ini, bila diucapkan laki-laki, apalagi usianya sudah pantas menikah, terkadang terlalu indah untuk dipercaya, kata Sally Cadwell, PhD, penulis Romantic Deception: The Six Signs He's Lying.
Tentu saja ia tidak sembarang menuduh, peringatan Cadwell tadi berdasarkan wawancara dengan ratusan perempuan di sejumlah negara dan pengalamannya yang luas sebagai peneliti masalah-masalah sosial. Romantic Deception, pada intinya mengisahkan perempuan yang mengalami masalah,tepatnya menjadi korban kebohongan laki-laki (ngeri ya..).
"Yeah, tentu saja, kita semua pernah berbohong kecil-kecilan ketika kencan pertama kali dengan pasangan kita. Tetapi, jenis kebohongan yang ini benar-benar lain," kata Cadwell. "Kebohongan yang saya maksud bukanlah semacam rayuan berlebihan, tetapi seseorang yang berbohong tentang jati dirinya. Berbohong tentang status perkawinan, tingkat pendidikan, tempat tinggal, dan latar belakang karirnya."
Jika seseorang berkata pada pasangannya begini, "Kau perempuan satu-satunya dalam hidupku. Aku akan menyayangimu selama-lamanya," tetapi begitu di mall ia melirik-lirik orang lain, nggak masalah, itu hanya janji emosional yang tidak dipenuhi. Dan hal seperti ini lumrah terjadi,tidak perlu dikhawatirkan (kecuali Anda tidak memiliki cukup toleransi terhadap hal-hal seperti ini).
Ada kebohongan lain yang perlu lebih diwaspadai -terutama oleh perempuan-ketika seorang laki-laki menyembunyikan fakta perihal jati dirinya -ketika ia mengaku sebagai pengusaha sukses misalnya, padahal pegawai rendahan. Inilah kebohongan sebenarnya, yang oleh Cadwell diistilahkan sebagai Romantic Deception.
Kisah-kisah yang ditulis Cadwell dalam bukunya cukup mengejutkan. Namun masalah seperti ini sebenarnya sudah akrab dalam masyarakat. Ia menyajikan sejumlah data dan kenyataan yang akan membantu perempuan memilah ceritera mana yang masuk akal dan mana yang berupa kebohongan. (berhati-hatilah laki-laki, perempuan sudah punya buku pegangannya...)
Anda tahu, banyak laki-laki menikah di dunia ini yang mengaku masih bujangan, tapi tidak hanya ini jenis kebohongan itu, ada banyak lagi. Salah satunya seperti yang dicontohkan Cadwell berikut:
"Ada seorang dokter Inggris datang ke Amerika. Ia mengaku bosan bekerja di Inggris dan merasa lelah dengan sistem pelayanan kesehatan di Negara itu. Ketika berjumpa perempun ini, ia mengenakan lencana rumah sakit,lengkap dengan nama dan departemennya -Dr. John Doe, MD, Pathology Departement- si dokter mengajak pacarnya mengunjungi rumahnya yang indah,bepergian dengan mobil mewah, makan di restoran mahal.
Namun, kebohongan ini kemudian terungkap. Laki-laki ini ternyata bukan dokter dan ia tidak berasal dari Inggris (meski aksen Inggris-nya cukup meyakinkan). Ia berasal dari Iowa, pernah ditahan beberapa kali. Statusnya sopir yang bekerja di rumah orang yang memiliki rumah dan mobil mewah yang selama ini ia pergunakan untuk merayu perempuan..."
Dikatakan Cadwell, sebenarnya sudah lama ia mengamati perilaku seperti ini, namun ketika melakukan riset tidak resmi di sejumlah perpustakaan,tak satu pun peneliti atau pakar sosial pernah membahas topik ini.
Suatu ketika, kisahnya, ia mendengar siaran warta berita yang dalam salah satu segmennya memberitakan seorang laki-laki tewas dengan meninggalkan lima istri. "Wow, perasaan saya begitu tergugah saat itu, saya membayangkan betapa buruknya perasaan perempuan-perempuan tersebut. Dan detik itu pula saya yakin untuk mulai melakukan sebuah penelitian resmi," kata Cadwell kepada WebMD.
Hal-hal seperti ini, terjadi hampir di seluruh dunia, bagaimana laki-laki berdusta tentang siapa dirinya. Jangan salah, perempuan pun melakukannya,meski jumlahnya lebih sedikit. Secara umum, perempuan kerap berbohong tentang usianya, berapa kali pernah menikah atau berapa jumlah anak yang ia miliki.
Pertanyaannya kemudian, bagaimana kita tahu seseorang berbohong tentang jati dirinya? Ada enam tanda, petunjuk, yang diberikan Cadwell.
Tahu lebih banyak. Tanda pertama, ketika pasangan Anda tahu lebih banyak tentang diri Anda dibandingkan yang Anda tahu tentang dirinya. Akibatnya , ia punya banyak peluang dan agenda tersembuyi yang bisa ia mainkan.
Kesan kuat. Kehadirannya memberikan kesan kuat pada Anda. Anda punya gambaran tentang seperti apa pasangan Anda, tetapi Anda tidak pernah benar-benar dapat membuktikan setiap informasi yang ia berikan.
Cinta kilat. Anda sendiri mungkin heran, mengapa hubungan berjalan begitu cepat, ibaratnya take off seperti roket.. ehmm, seperti cinta pada pandangan pertama.
Dibatasi. Sayangnya meski Anda merasa dicintai, Anda juga merasa dibatasi. Hal ini dilakukan untuk menjauhkan Anda dari dunia nyata, dari orang-orang yang mungkin tahu hal sebenarnya.
Semakin jauh. Semakin lama Anda dibatasi, Anda semakin jauh dan kehilangan kontak dengan keluarga, teman-teman, atau rekan sekerja. Intuisi. Akhirnya ketika semuanya bertambah kacau, intuisi Anda yang "bekerja", Anda merasakan ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan tersebut dan signal ini biasanya begitu kuat.
Sesungguhnya ada beberapa tema kebohongan. Yang umum adalah mengaku bujangan, padahal sudah beranak istri. Selain latar belakang pendidikan,tempat tinggal, status sosial, ada satu lagi satu tema menarik: tragedi!
Mereka berbohong telah mengalami tragedi buruk dalam hidupnya seperti ditinggal mati secara mendadak oleh pasangannya. Bahkan ada pula yang berbohong dengan tema nekad: mengaku anggota CIA, FBI atau pahlawan perang..!
Selain kejadian buruk berkaitan dengan dokter gadungan tadi, Cadwell mencontohkan satu kejadian dramatik lain: Pengacara palsu! Pengacara ini berjumpa seorang perempuan dan mengencani-nya selama sepuluh hari. Setelah itu, laki-laki penipu ini berpamitan pergi ke luar kota dengan alasan melakukan perjalanan bisnis.
Ia menelpon si gadis setiap hari, mengatakan betapa ia merasa rindu dan gelisah ingin segera kembali. Dan, laki-laki ini memang kembali dan melanjutkan kencan dengan si gadis hingga beberapa bulan kemudian.
Sampai suatu hari, tanpa disengaja, si gadis tahu bahwa perjalanan bisnis yang dilakukan pacarnya tempo hari sebenarnya perjalanan honeymoon laki-laki itu dengan pasangannya. Rupanya pengacara palsu ini dalam proses pernikahan ketika mengencani si gadis. Luar biasa..!
Tidak ada tipe khusus
Benarkah ada jenis perempuan tertentu yang mudah ditipu? "No, sama sekali tidak ada profil tertentu, " kata Cadwell. Perempuan-perempuan ini datang dari segala macam kehidupan dan latar belakang sosial. Beberapa bahkan berpendidikan tinggi, meski ada pula yang berpendidikan rendah. Memang ada yang berasal dari keluarga sederhana , namun ada pula yang kaya raya.
Jumlah wanita yang menjadi korban penipuan semacam ini menurut Cadwell jumlahnya jutaan. Dan tersembunyi di bawah permukaan. Perempuan jarang mengungkapkan dirinya telah menjadi korban penipuan "cinta", karena hal ini sungguh memalukan. Mereka, lebih suka menyimpannya sebagai "rahasia kecil" dalam sejarah hidupnya, "dirty little secret."
Apakah perempuan mudah ditipu? "Saya kira perempuan mudah "diserang" sama halnya dengan laki-laki," ujar Cadwell. Mengapa demikian? Anda tahu,sebagian besar diantara kita dibesarkan dengan prinsip: mengatakan hal-hal yang benar dan bersikap santun kepada orang lain.
Akibatnya,orang yang dididik untuk memegang kebenaran, kejujuran, dan hal-hal terhormat lainnya, tidak pernah membayangkan akan berhubungan dengan penipu, apalagi dalam hubungan cinta.
Disamping itu, etika untuk bersikap santun terhadap orang lain terkadang malah jadi bumerang. Bila orang mengatakan, "Aku sudah bercerai." Mungkinkan Anda tega mengatakan, "Buktikan..!", kecenderungan yang ada kita malah bersimpati pada orang tersebut.
Periksalah..!
Agaknya, siapa pun Anda, laki-laki atau perempuan sebaiknya berhati-hati ketika terlibat hubungan romantis dengan orang yang sama sekali asing. Penipu jenis ini biasanya datang begitu saja dalam kehidupan Anda dengan segala rayuan dan "kehebohan" lainnya. Kesan pertama memang indah, tapi cari tahu dulu siapa dia. Bagaimana caranya dan seberapa detil informasi yang Anda butuhkan, terserah.
Berhati-hati dalam urusan cinta, sangat penting, tidak hanya perempuan,juga laki-laki. Apalagi kalau Anda jatuh cinta pada pandangan pertama. Menurut Cadwell, ia pun banyak menerima telepon dari laki-laki, yang menceriterakan bagaimana mereka ditipu perempuan. Urusan tipu menipu dalam cinta ini memang luar biasa. Anda tahu, kita tidak bicara lusinan orang, tapi jutaan...
Awas, penipu-penipu ini selain memiliki motivasi petualangan, menguras harta, juga memiliki kecenderungan kuat mengendalikan orang lain. Perilaku ini bisa dikategorikan sebagai intellectual abuse. Jika kebohongannya terbongkar, hari-hatilah menghadapinya. Jangan sampai menimbulkan masalah yang lebih besar. Beberapa diantara penipu jenis ini, menjadi sangat marah, kejam dan kasar ketika mereka ketahuan.
Indo community
Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia
12 years ago
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback