(thoughtful)
Seorang mahasiswa yang sangat berminat pada Dunia Ketiga pergi ke India. Namun,dalam waktu singkat, dia mengalami benturan kebudayaan. Segala sesuatu menjadi sangat menjengkelkan dia : iklim, makanan, kondisi hidup, wajah2 aneh yang misterius di sekitarnya.
Tapi hal yang membuatnya marah sebenarnya adalah hal yang remeh. Mereka memberinya sebuah kamar, dan ketika pindah ke sana dia memeriksa setiap sudut dan celah dan sangat terkejut ketika dia melihat se-ekor tokek yang besar, gemuk dan jelek.
Dia menjadi sangat marah, "Saya tidak mau hidup dengean makhluk itu." Jadi, dia mencoba menangkap mekhluk itu dengan berbagai cara, tapi sia-sia. Akhirnya,tokek itu bersembunyi di balik lemari.
Mahasiswa itu terlalu tinggi hati untuk meminta bantuan dari orang lain. Namun, dalam kebingungan yang tak beralasan ini, tiba-tiba muncul gagasan bagus dari otaknya, yakni untuk berteman dengan tokek itu. Awalnya memang tidak mudah.
Hal pertama yang dilakukannya bila ia memasuki ruangan adalah mencari tokek itu setelah itu dia bahkan memberinya nama. Dalam waktu singkat, tokek itu hampir menjadi teman bercakap-cakap. Kemudian dia juga mulai mencatat beberapa perbaikan dari tokek itu, misalnya bahwa dia mengurangi jumlah nyamuk di ruangan itu.
Setelah beberapa saat, mahasiswa itu mulai menyadari bahwa masalah yang dahulu muncul tidak berasal dari lingkungan di sekitarnya tapi dari dalam dirinya sendiri.
(Willi Hoffsuemmer)
_____________________________________________________________
indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback