Pages

Tuesday, September 8, 2009

Tertawalah

(inspiration

  • Seorang petinggi perusahaan besar pernah berujar, "Betapa irinya saya pada mereka."
  • Sore itu tampak dari jendela kantor, ribuan pekerjanya sedang bergegas pulang seolah memburu gelincir matahari di barat. "
  • Lihatlah wajah mereka berseri-seri.
  • Mereka bisa pulang sambil tertawa, bersenda gurau dengan rekan-rekan mereka.
  • Sedangkan saya, seringkali harus pulang larut malam membawa setumpuk persoalan.
  • Lebih buruk lagi, tak seorang pun dapat diajak bercanda ria.
  • Semua pegawai, bila berjumpa saya, hanya berbicara tentang urusan pabrik. Ah,betapa bahagianya mereka!"

  • Tak perlu khawatir, wahai tuan direktur.
  • Semakin tinggi, semakin sendirilah pucuk cemara.
  • Dan, hanya cemara yang terkuatlah yang mampu berdiri setinggi ini.

  • Ah!, betapa sederhananya cermin ukuran sebuah kebahagiaan: tertawa!
  • Berbahagialah mereka yang masih bisa tertawa lepas; tertawa jujur; tertawa karena kegembiraan.
  • Anda bisa berpura-pura sedih.
  • Namun anda tak bias berpura-pura tertawa.
  • Kegetiran mudah tercium di sana.
  • Belajarlah tertawa, wahai tuan direktur.
  • Tertawa bukan hanya mengobati kepahitan hidup.
  • Tertawa membersihkan jiwa dan menyingkirkan iri dengki.
  • Meski hanya sesaat, tertawa benar-benar nyanyian jiwa, begitulah kata seorang bijak

Indo community

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback