Reporter: Titis Widyatmoko
- detikcom - Jakarta, Sebuah survei menyebutkan, pria yang terus menerus membawa ponsel bisa mengakibatkan berkurangnya jumlah sperma sebesar 30 persen.
- Bagi mereka yang menaruh ponsel di dekat selangkangan, pada sabuk atau sarung ponsel yang terikat di sabuk adalah mereka yang punya risiko berkurang jumlah spermanya.
- Hasil riset ini dilakukan oleh peneliti asal Hungaria dan dipresentasikan pada konferensi internasional minggu ini.
- Penelitian ini adalah pertama yang menyebut sinyal elektromagnetik ponsel bisa berpengaruh pada kesuburan.
- Penelitian ini dilakukan oleh sebuah tim yang dipimpin Dr Imre Fejes dari Universitas Szeged di Hungaria.
- Sampelnya adalah 221 pria dengan masa penelitian 13 bulan.
- Jumlah sperma dari mereka yang aktif membawa ponsel, dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan.
- Dr Fejes menemukan, pria yang membawa sebuah ponsel yang hidup seharian konsentrasi spermanya berkurang cukup signifikan.
- Dr Fejes mempresentasikan temuan timnya dalam konferensi tahunan European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) di Berlin.
- "Penggunaan ponsel yang semakin panjang bisa menyebabkan efek negative pada spermatogenesis dan kesuburan pria," kata Fejes dikutip Scotsman, Selasa (29/6/2004).
- Para pakar sejauh ini belum menemukan kesimpulan yang pasti tentang keamanan penggunaan ponsel.
- Hal ini disebabkan perbedaan yang kontras dihasilkan dari masing-masing penelitian.
- Ginekologis dari Maastricht, Profesor Hans Evers meminta agar hati-hati dalam menginterpretasikan sebuah temuan baru.
- Dia menyebutkan kemungkinan hasil penelitian ini dipengaruhi oleh gaya hidup, latar belakang sosial maupun usia.
- "Penelitian ini menarik tetapi memunculkan lebih banyak pertanyaan dibandingkan jawabannya," kata Evers. (tis )
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback