Ada tiga pertanyaan dan sekaligus tiga jawaban:
- Bicara baik atau diam.
- Manusia punya tugas besar di dunia. Salah satunya adalah untuk berbicara. Berbicara untuk saling mengingatkan dan mengajak manusia pada kebaikan.
- Meningkatkan kemampuan berbicara yang baik dan tahu kapan harus diam.
Tips Aa Gym:
- Menahan diri saat berhadapan dengan orang yang marah;
- Tujuan perkataan dan apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan;
- Berbicara di saat yang tepat;
- Pilihlah kata-kata terbaik, saat terbaik, waktu terbaik dan tempat terbaik;
- Sebelum berkata-kata, kata-kata adalah tawanan kita. Setelah itu,sebaliknya;
- Bertanya pada diri sendiri, haruskah saya berbicara?
- Kata-kata paling bernilai hanya ada dalam empat kasus yaitu:
- Jika mendapat nikmat, bersyukur;
- Jika mendapat musibah, bersabar;
- Jika mendapat taufik, mengakui bahwa semua itu hanya karena berkat dan karunia-Nya;
- Jika tergelincir melakukan dosa, meminta ampun kepada-Nya. - Tidak sembarang berbunyi;
- Percayalah, diam itu emas;
- Perhatikan dengan siapa kita berbicara.
Tips Harun Yahya:
- Berkata-kata dengan memuji-Nya;
- Sering mengingat-Nya dalam berkata-kata;
- Memanggil-Nya dengan nama-nama baik-Nya;
- Berbicara dengan memahami bahwa Dia selalu bersama kita;
- Berbicara dengan tidak mengasosiasikan-Nya dengan yang lain;
- Berbicara dengan memahami ketidakberdayaan manusia di hadapan-Nya;
- Berbicara dengan memahami bahwa setiap pekerjaan dan aktivitas hanya berjalan sesuai kehendak-Nya;
- Menerapkan ajaran-Nya dalam berbicara;
- Berbicara dengan memahami kepastian takdir-Nya;
- Berbicara dengan memahami keberadaan hal-hal baik dalam segala sesuatu;
- Berbicara dalam keadaan mempercayai-Nya;
- Berbicara dengan memahami bahwa hidup ini hanya sementara;
- Berbicara dengan menunjukkan perhatian pada persoalan benar dan salah sesuai ajaran-Nya;
- Menghindari gaya bicara setan;
- Bergabung dengan pembicaraan yang benar dan menghindar dari pembicaraan yang salah;
- Berbicara dengan bijaksana;
- Berbicara dengan ramah;
- Berbicara benar;
- Berbicara dengan penuh kepekaan;
- Berbicara dengan logis;
- Menyampaikan kabar baik;
- Berbicara dengan membuat orang lain senang dan antusias;
- Mengatakan yang terbaik;
- Tidak berangkat bicara dari sisi yang rendah atau gelap dari diri,atau dari keinginan pribadi;
- Bicara dengan mengukur, berbudi dan menghormati orang lain;
- Berbicara dengan bersahaja;
- Berbicara dengan toleransi dan memaafkan;
- Tidak berbicara di belakang orang lain dan tidak menggosip;
- Tidak berbicara dengan curiga dan memfitnah;
- Tidak berbicara dengan mengejek;
- Tidak berbicara dalam ketamakan dan iri hati;
- Tidak membuat pernyataan yang kosong atau tidak berarti;
- Tidak menginterupsi dan berbicara lemah lembut;
- Berbicara dengan gaya dan cara yang dipahami lawan bicara;
- Menghindari bicara hipokrit;
- Tidak berbicara yang menimbulkan keragu-raguan;
- Tidak berbicara dengan menyelidik dan mengorek-ngorek;
- Tidak berbicara yang mendekatkan orang lain kepada setan;
- Tidak berbicara yang menyulitkan atau menyudutkan orang lain;
- Berbicara yang berpihak dan membela kebenaran dan keadilan.
Tips Mamarinta Omar Mababaya dan Dr.Norlain Dindang Mababaya:
- Berbicara yang disenangi-Nya;
- Berbicara setulusnya untuk hal-hal yang disenangi-Nya;
- Mengajak orang lain pada kebaikan dan kebenaran;
- Berbicara dengan mengerti, bijak dan indah;
- Berbicara sebagai orang yang memahami kebenaran dan memiliki keyakinan.
Well, berat sekali tugas kita. Dan kita harus menjawab yang mana: A,B, atau C?
Indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback