Pages

Wednesday, September 16, 2009

Jangan membangun rumah secara berlebihan

(thoughful story) GUNDOLO SOSRO

  • A : Saya sedang merencanakan membangun rumah baru, dan kita sudah menabung banyak uang.
  • Istri : Mengapa kita tidak membangun rumah yang bagus seperti rumah Pak Wang sehingga Bapak kita bisa hidup enak dan nyaman?
  • Mertua Lelaki : Siapa yang sedang membicarakan hendak membangun rumah baru?
  • Rumah ini cukup besar buat kita dan kondisinya juga masih bagus. Membuat rumah baru hanya akan memboroskan uang.
  • A : Saya punya gagasan lain, Pak. Keluarga Liu akan menjual 650 m2 tanah pertaniannya yang bagus. Mengapa kita tidak membelinya?
  • Mertua Lelaki : Itu gagasan bagus. Tanah adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan petani.
  • A : Tanah yang baik tentu harganya mahal. Tapi kita mampu membelinya.
  • Istri : Harga yang dia minta terlalu tinggi.
  • Mertua : Daniu, tanahmu sangat bagus. Tidakkah kamu menyesal menjualnya?
  • Daniu : Memang. Tetapi ayah saya sedang sakit, dan saya membutuhkan uang untuk membayar dokter.
  • Mertua :Tanah pertanian adalah sandaran hidup bagi petani. Kamu tidak boleh menjual tanah itu. Saya akan meminjami kamu uang untuk mencukupi kebutuhanmu segera. Kamu dapat membayarnya kembali jika kamu sudah panen.
  • Daniu : Terima kasih banyak!

Pesan Moral :

  • Rumah dan tanah pertanian adalah modal.
  • Sikap hidup sederhana dan kebajikan juga modal.
  • Selama masih ada cukup ruangan dalam rumah Anda,Anda tidak perlu membuang-buang uang untuk membangun rumah mewah.
  • Sepanjang Anda memiliki tanah yang cukup untuk menopang hidup Anda, Anda tidak perlu mengharapkan yang lebih banyak lagi.


Dikutip dari : "The Chinese Code of Success"

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback