(thoughful story)
- Seorang tamu berkata kepada Constance, "Saya suka datang ke sini.
- Inilah tempat di mana saya bisa mengatakan segala sesuatu yang saya inginkan, karena tahu bahwa kata-kata saya tidak akan menyebar."
- "Pujian itu seharusnya ditujukan kepada ibu saya," kata Constance.
- "suatu hari ketika saya berusia delapan tahun, saya sedang bermain di samping sebuah jendela yang terbuka sementara nyonya brown menceritakan sesuatu kepada ibu saya tentang suatu masalah serius tentang anak laki-lakinya.
- Ketika nyonya brown sudah pergi, ibu, yang mengetahui bahwa saya telah mendengar segalanya berkata, "Seandainya nyonya brown telah meninggalkan dompetnya di sini hari ini,apakah kita akan memberikannya kepada orang lain?"
- "Tentu tidak," jawab saya.
- Ibu melanjutkan, "Nyonya brown telah meninggalkan sesuatu yang lebih berharga daripada dompetnya hari ini.
- Dia meninggalkan cerita yang bisa membuat banyak orang tidak senang.
- Cerita itu bukan milik kita.
- Itu adalah miliknya, meskipun ia telah meninggalkannya di sini.
- Jadi kita tidak boleh memberikannya kepada orang lain.
- Mengertikah kamu?"
- "Saya mengerti," constance menjawab.
- "Sejak itu saya memahami bahwa suatu kepercayaan atau suatu gossip yang ditinggalkan seseorang di rumah saya adalah miliknya –
bukan hak saya untuk memberikannya kepada orang lain.
(Lovasik)
______________________________________________________________
Love can make you happy but often times it hurts,
but love's only special when you give it to whom it's worth.
So take your time and choose the best.
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback