Pages

Thursday, August 27, 2009

TIPS DASAR GIZI SEIMBANG

(13 PESAN GIZI SEIMBANG)
Sudah puluhan tahun kita mengenal "empat sehat lima sempurna" sebagai pola keseimbangan makan. Sebenarnya para ahli gizi dan pemerintah berusaha mengembangkan dan menyempurnakannya sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi gizi.

Sejak 1995 Departemen Kesehatan mengeluarkan Pedoman Umum Gizi Seimbang yang memuat 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang yang menjelaskan cara mengatur makanan sehari-hari yang sehat, seimbang dengan kebutuhan tubuh dan kecukupan zat gizinya, serta aman bagi kesehatan. Tujuannya adalah menuju hidup sehat hingga tua.

1--Makanlah aneka macam makanan
Selama ini tidak ada satu jenis makanan yang mengandung lengkap semua zat gizi, yang mampu membuat orang hidup sehat, tumbuh kembang dan produktif. Makanlah aneka ragam makanan untuk menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur bagi kebutuhan gizi seseorang. (kecuali bayi berumur 0-4 bulan yang cukup sehat hanya dengan memperoleh
ASI)

2--Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi
Makanlah cukup hidangan yang mengandung sumber zat tenaga atau energi, agar dapat hidup dan melaksanakan kegiatan sehari-hari. Kebutuhan energi dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi bahan makanan sumber karbohidrat, protein, dan lemak.

3--Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi.
Seyogyanya, sekitar 50%-60% kebutuhan energi didapat dari padi-padian, umbi-umbian, atau karbohidrat kompleks lain (sagu, pisang), atau setara dengan 3-4 piring nasi. Konsumsi gula sebaiknya dibatasi sampai 3% dari kecukupan energi, atau 3-4 sendok maka setiap harinya.

4--Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi.
Lemak dan minyak berguna untuk meningkatkan jumlah energi, membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K. Konsumsi lemak dan minyak paling sedikit 10%, namun tidak lebih dari 25%, dari kebutuhan energi. Gunakan lemak dan minyak nabati.

5--Gunakan garam beryodium
Gunakan garam beriodium, yaitu garam yang telah diperkaya dengan KIO3 (kalium iodat) sebanyak 30-80 ppm. Hindari konsumsi garam yang berlebihan. Garam dikonsumsi tidak lebih dari 6 gram atau 1 sendok teh setiap harinya.

6--Makanlah makanan sumber zat besi
Perbanyak mengkonsumsi makanan sumber zat besi, seperti, semua sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan, hati, telur, dan daging. Ibu hamil dan penderita anemia gizi diharuskan mengkonsumsi tablet tambah darah (pil besi) sesuai dengan anjuran.

7--Berikan ASI saja kepada bayi sampai usia 4 bulan
ASI yang keluar pada hari pertama (Kolostrum), agar diberikan kepada bayi. Air Susu Ibu mampu memenuhi kebutuhan gizi bayi untuk tumbuh kembang dan sehat sampai berumur 4 bulan. Setelah itu, bayi perlu mendapat makanan pendamping air susu ibu secara bertahap, sesuai dengan umur, pertumbuhan badan, dan perkembangan kecerdasannya. ASI diberikan sampai anak berumur 24 bulan.

8--Biasakan makan pagi
Makan pagi atau sarapan sangat bermanfaat dan membantu memenuhi kecukupan gizi sehari-hari. Makan pagi sebaiknya terdiri dari makanan sumber zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur.

9--Minumlah air bersih, aman, dan cukup
Air minum harus bersih dan bebas kuman. Cairan yang dikonsumsi seseorang,terutama air minum, sekurang-kurangnya 2 liter atau setara dengan delapan gelas setiap harinya, agar proses faali dalam tubuh berlangsung dengan lancar dan seimbang.

10--Lakukan kegiatan fisik dan olahraga teratur
Lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur dan cukup untuk membantu mempertahankan derajat kesehatan yang optimal. Seimbangkan kegiatan fisik dan olah raga dengan masukan energi yang diperoleh sehari-hari untuk mempertahankan berat badan normal.

11--Hindari minum minuman beralkohol
Minum minuman beralkohol secara berlebihan dapat menghambat proses penyerapan zat gizi, hilangnya zat gizi yang penting meskipun orang tersebut mengkonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang cukup, kurang gizi, penyakit gangguan hati serta kerusakan saraf otak dan jaringan. Minum minuman beralkohol dapat menyebabkan ketagihan, mabuk, dan tak mampu mengendalikan diri yang sering jadi pencetus tindak kriminal.

12--Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
Makanan yang aman adalah yang tidak tercemar, tidak mengandung mikroorganisme atau bakteri, tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya,telah diolah dengan tata cara yang benar sehingga fisik dan zat gizinya tidak rusak, serta tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat.

13--Bacalah label pada makanan yang dikemas
Bacalah baik-baik label pada makanan yang dikemas untuk mengetahui dan memilih yang sesuai dengan kebutuhan gizi sesuai dengan keadaan kesehatan anda. Lihat juga tanggal kadaluarsa pada label. Nilailah pula apakah makanan tersebut halal atau tidak sesuai keyakinan anda.

(Rekan-Kantor.com / pt)
_____________________________________________________________
True love is when you have to watch a friend leave,
with the knowledge that you might never see him again.
But you know he'll be in your mind and heart forever........

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback