Secarik Motivasi:
- Seorang pemuda berjalan ke seluruh pelosok negeri.
- Ia tunjukkan cara menemukan air.
- Ia ceritakan kisah-kisah perdamaian.
- Bila malam tiba, tak segan ia bersenda gurau di gardu-gardu ronda.
- Ia ajarkan anak-anak beberapa bait doa dan nasehat untuk terus belajar.
- Di saat yang sama ia layangkan surat pada raja tentang apa yang dilihat di perjalanannya.
- Berpuluh-puluh tahun kemudian, pemuda itu sakit dan terkapar sekarat.
- Orang-orang tahu ia adalah raja mereka yang sesungguhnya.
- Mereka tumpah ruah di lapangan dan jalan-jalan.
- Memekikkan kesedihan, memanjatkan doa, serta menghiburnya dengan gurauan dan cerita yang pernah ia sampaikan dulu.
- Pemuda itu hanya membisikkan sesuatu yang membuat orang-orang terpingkal-pingkal sambil
meneteskan air mata. - "Ah, betapa indahnya hidup ini ditemani tawa.
- Dan betapa syahdunya air mata."
- Seorang pemimpin yang dicintai adalah pemimpin yang tumbuh bersama rakyatnya.
- Ia mengenakan caping, baju dan alas kaki yang sama dikenakan rakyatnya.
- Ia berbicara dan bersenda gurau dengan bahasa rakyatnya.
- Cinta tak muncul dalam semalam.
- Ia ditanam dan dipupuk selama sebuah generasi.
- Karenanya, janganlah bermimpi menjadi pemimpin yang dicintai bila belum pernah merasakan bahwa keringat kita sama asinnya.
- Darah kita sama merahnya.
indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback