Pages

Wednesday, August 12, 2009

PEMIMPIN YANG BERKERINGAT SAMA

Secarik Motivasi:

  • Seorang pemuda berjalan ke seluruh pelosok negeri.
  • Ia tunjukkan cara menemukan air.
  • Ia ceritakan kisah-kisah perdamaian.
  • Bila malam tiba, tak segan ia bersenda gurau di gardu-gardu ronda.
  • Ia ajarkan anak-anak beberapa bait doa dan nasehat untuk terus belajar.
  • Di saat yang sama ia layangkan surat pada raja tentang apa yang dilihat di perjalanannya.
  • Berpuluh-puluh tahun kemudian, pemuda itu sakit dan terkapar sekarat.
  • Orang-orang tahu ia adalah raja mereka yang sesungguhnya.
  • Mereka tumpah ruah di lapangan dan jalan-jalan.
  • Memekikkan kesedihan, memanjatkan doa, serta menghiburnya dengan gurauan dan cerita yang pernah ia sampaikan dulu.
  • Pemuda itu hanya membisikkan sesuatu yang membuat orang-orang terpingkal-pingkal sambil
    meneteskan air mata.
  • "Ah, betapa indahnya hidup ini ditemani tawa.
  • Dan betapa syahdunya air mata."
  • Seorang pemimpin yang dicintai adalah pemimpin yang tumbuh bersama rakyatnya.
  • Ia mengenakan caping, baju dan alas kaki yang sama dikenakan rakyatnya.
  • Ia berbicara dan bersenda gurau dengan bahasa rakyatnya.
  • Cinta tak muncul dalam semalam.
  • Ia ditanam dan dipupuk selama sebuah generasi.
  • Karenanya, janganlah bermimpi menjadi pemimpin yang dicintai bila belum pernah merasakan bahwa keringat kita sama asinnya.
  • Darah kita sama merahnya.




indo community

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback