Pages

Wednesday, August 26, 2009

Minum Teh OK loh !

biar gak ngantuk, minum teh doooong....

Kalau Anda minum teh, sudah berapa lama Anda meminumnya? Semakin lama minum the ternyata akan menguatkan tulang. Terutama kalau rata-rata minum dua cangkir teh hitam, hijau atau teh Olong setiap hari selama sedikitnya enam tahun.

Minum teh lama kelamaan akan menguatkan tulang, kata penemu Taiwan. Keuntungan ini bisa terjadi pada orang yang rata-rata minum dua cangkir teh hitam, hijau atau teh Olong setiap hari selama sedikitnya enam tahun.

Hasil dari para peneliti di rumah sakit Universitas Nasional Cheng Kung di Tainan, yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine menyebutkan bahwa teh mengandung florida dan senyawa kimia yang dikenal sebagai flavenoid. Flavenoid ini meliputi ostrogen seperti derivative tumbuhan, yang keduanya mungkin bisa menguatkan tulang.

Dalam penelitian ini ada 1037 pria dan wanita berusia 30 tahun ke atas yang ditanya mengenai kebiasaan minum teh mereka. Selain itu mereka dites densitas mineral tulangnya, dan juga memperhitungkan beberapa faktor lainnya yang berpengaruh terhadap kekuatan tulang, termasuk usia, gender, indeks massa tubuh dan gaya hidup.

Dari 1037 partisipan, sekitar setengahnya mempunyai kebiasaan minum teh secara rutin dan sedikitnya sudah dijalani satu tahun. Kebanyakan mereka yang mempunyai kebiasaan minum the adalah peminum teh hijau atau teh olong tanpa susu, yang mengandung kalsium pembangun tulang.

Kedua varitas teh itu memang paling sering diminum di Asia. Sedangkan teh hitam lebih sering di konsumsi masyarakat Barat. Ketiganya berasal dari tumbuhan yang sama tetapi diproses secara berbeda.

Dari keseluruhan, densitas mineral tulang tertinggi ditemukan pada mereka yang mengkonsumsi teh secara tetap selama lebih dari 10 tahun. Densitas tulang terbesar mereka 6,2% lebih tinggi dibandingkan yang bukan mempunyai kebiasaan minum teh.

Orang yang mempunyai kebiasaan minum teh selama enam sampai 10 tahun, mempunyai densitas tulang terbesar 2,3% lebih tinggi dibandingkan yang tidak mempunyai kebiasaan minum teh, kata Dr Chih-Hsing Wu.

Tampaknya tidak ada perbedaan yang berarti antara peminum teh satu hingga lima tahun dengan mereka yang tidak mempunyai kebiasaan minum teh. Hasil serupa juga ditemukan tanpa mempedulikan jenis teh yang diminum.


Indo community

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback