From: Timotius Alfa
Biar yg ngantuk...pada bangun kl. yg lagi kerja biar gak stress hehehe
TURIST
Pada suatu hari seorang turist pergi ke kebun binatang Gembiraloka bersama tourguide. Mereka berjalan dan mengamati binatang satu-persatu sambil ngobrol.
- Tourist: binatang apa ini yang hidungnya panjang?
- Tourguide : ini gajah tuan.
- Tourist : kok gajah di sini kecil ya, di negaraku gajah besar sekali
- Tourist : kalo yang itu binatang apa yang lehernya panjang?
- Tourguide : yang itu jerapah tuan.
- Tourist : jerapah juga kecil ya di sini, di negaraku jerapah besar sekali
- Tourist : kalo yang bergelantungan di pohon itu binatang apa?
- Tourguide : ooo...itu monyet tuan.
- Touris : wah...ternyata binatang di sini semua kecil-kecil ya...kalo di negaraku binatang besar-besar
Akhirnya si Tourguidenya pun kesal, dan sampailah mereka di tempat buaya.
- Tourist : (dengan PDnya) Yang ini pasti buaya.
- Tourguide : bukan tuan...., yang ini anak Cicak......
- Tourist :~!@#$%^*%^^*()*)+)?????
Karena udah kecape'an dan merasa lapar mereka berdua masuk ke warung dan memesan nasi sama sayur rebung. Sambil makan mereka asik ngobrol.
- Tourist : wah...sayurnya enak sekali, di negaraku ngga' ada sayur seperti ini,sayur apa ini namanya?
- Tourguide : ini namanya sayur rebung tuan
- Tourist : apa itu rebung?
- Tourguide : rebung itu Bambu muda tuan
- Tourist: wah......yang muda aja enak apalagi yang tua......
- Tourguide : @$%@$%$*^????
MAAF MAS
Saat itu dia dapat tugas dari kantor untuk lembur.., sebenernya dia tuh males banget..tapi apa boleh buat.. dia lembur juga. Saat itu dia selesai lembur jam 1 malam.. trus dia pulang...setelah dia masuk lift..trus dia pencet angka 1 untuk turun ..tiba-tiba hal aneh terjadi........tanpa di duga lift menuju ke
atas...melewati lantai demi lantai...Akhirnya lift berhenti pada lantai ke 50,...pintu lift terbuka.... masuklah seorang wanita..cantik menggunakan gaun serba merah...
Aguspun bertanya-tanya...dalam hati cewek mana jam 1 malam begini baru mo pulang...cewek itu berdiri di belakang Agus...., Agus punya pertanyaan macam-macam dalam hati.... semakin terus di pikirkan perasaan takut semakin jadi...sekujur tubuh Agus merinding...dan lantai yang dituju seakan lambat sekali tak kunjung selesai...
Pada saat-saat itu tercium bau busuk yang sangat menyengat....Agus pun tambah takut...dan dia membaca ayat-ayat suci...sambil..ia beranikan diri untuk berpaling kebelakang...untuk menatap wanita tersebut.... padangan mereka beradu....dan wanita itu pun tersenyum sambil berkata..... maaf mas saya kentut...
LUPA
Di sebuah Rumah Sakit yang begitu megah di Jakarta,dimana banyak sekali orang yang berlalu lalang baik itu yang berobat, para pembesuk ataupun yang sedang menunggui pasien. Utom adalah satu dari sekian banyak orang yang ada di Rumah Sakit tersebut, karena istrinya baru saja melahirkan anak pertamanya, otomatis saat itu ia berada di ruangan bersalin, sudah dua hari ia berada disitu dan saat ini tentunya dia sedang berbahagia karena anak lelaki yang didambakannya sudah hadir ke dunia ini.
Saat dia sedang melamun di depan ruang bersalin tiba-tiba dia melihat seorang lelaki dengan tergesa-gesa dan terburu-buru menyerobot masuk ke ruang bersalin,dan beberapa saat kemudian lelaki itu tampak keluar didorong memakai kursi roda oleh seorang suster karena pingsan, Utom heran kenapa lelaki ini,karena penasaran Utom segera menghampiri beberapa suster yang ada di ruang bersalin, dia bertanya,
- "sus,boleh tau kenapa lelaki yang baru datang tadi tiba tiba pingsan?" dengan tenang si suster menjawab,
- "Oh itu dia terburu buru datang kesini karena isterinya akan segera melahirkan,tapi dia lupa sesuatu,"
- "Lupa apa, sus?" tanya Utom lagi.
- "Dia lupa membawa isterinya,"
LAMPU SEIN NYALA TERUS
Pada saat jam istirahat di Rumah Sakit Jiwa, tampak situasi sangat santai. Parapasien di perbolehkan untuk jalan-jalan di sekitar rumah sakit tentu dengan pengawasan para petugas. Saat itu datang pak Pos untuk mengedrop surat-surat dirumah sakit tersebut. Karena hanya mampir sebentar, kendaraan ditinggalkan dalam keadaan masih menyala, karena yakin lokasi tersebut aman.
Tiba-tiba, salah satu pasien yang ada di dekat motor itu mendekati motor itu, lalu menaikinya dan tancap gas sekencang mungkin. Kontan semua petugas panik dan mengejar pasien tersebut. Tapi herannya ternyata pasien tersebut hanya berputar-putar di halaman RSJ saja. Tidak berapa lama pasien tersebut dapat diamankan dan dimasukkan kembali ke kamarnya. Teman pasien yang melihat kejadian itu lantas bertanya,
- "Kenapa kamu hanya berputar-putar saja di halaman selagi ada kesempatan melarikan diri tadi?".
- Pasien tersebut diam sejenak, lalu menjawab, "Habis lampu retting kanannya nyala terus sih!!"
BERHENTI MEMBACA
Setelah selesai membaca buku tentang bahaya merokok. Andi mengetahui bahwa merokok itu sangat berbahaya. kemudian ia berjanji kepada dirinya sendiri, yang kemudian janjinya itu ditulis di tembok yang berbunyi :
- " Setelah membaca buku dan mengetahui bahayanya merokok, mulai sekarang saya berjanji, saya akan berhenti MEMBACA!!!"
NGGA SENGAJA
Suatu Hari di Bandara Polonia Medan, para penumpang telah bersiap-siap untuk berangkat ke tujuan masing-masing. Seperti biasa penumpang-penumpang tersebut menunggu instruksi dari operator. Tak
berapa lama terdengar suara bel mendayu-dayu dan diiringi dengan suara sang operator.
- Operator : (ding...dong...ding...dong...) Perhatian-perhatian...para penumpang yang tujuannya ke Singapura berangkat 15 menit lagi.
- Penumpang : (senang menerima kabar tersebut) Tiba-tiba terdengar lagi suara panggilan dari operator,
- Operator : (ding..dong..ding..dong..),
- Penumpang : (hening) ???
- Operator : (dengan suara agak merendah) Maaf...kepencet...
KENAPA BURU-BURU
Seorang lelaki berpakaian jas lengkap dan perlente sedang berjalan kaki menuju ke suatu tempat, ketika tiba-tiba seorang anak muncul di hadapannya dan bertanya:
- "Maaf oom, boleh tanya kan. Sekarang ini jam berapa sih?"
- Lelaki tersebut melipat lengan kirinya di depan dada, melihat jam tangannya dan berkata: "Sekarang jam tiga kurang seperempat."
- Si anak mengucapkan terimakasih, lalu berkata: "Tepat jam tiga nanti oom boleh mencium pantat saya," katanya sambil melarikan diri. Lelaki perlente tersebut merasa dilecehkan dan mengejar si anak untuk memberinya pelajaran. Ketika sedang berlari mengejar, seorang rekan kantor menghentikannya.
- "Ada apa kamu lari-lari begitu?" tanya rekan tersebut. Sambil menunjuk si anak, lelaki perlente bercerita: "Anak itu bertanya jam berapa, lalu aku jawab jam tiga kurang seperempat. Eee, dia bilang jam tiga tepat aku boleh mencium pantatnya."
- Temannya melihat jam dan berkata: "Lho, masih sepuluh menit lagi, kenapa buru-buru??"
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback