Pages

Thursday, June 18, 2009

Kumpulan humor 87

Seputar turis

Dua orang turis dari Amerika masuk ke sebuah restoran Cina di Glodok.

Ketika melihat semangkuk sambal di atas meja, seorang dari mereka berkata,

  • "Makanan apa ini?"
  • "Kelihatannya enak benar," temannya menyambung.
    Tanpa ragu-ragu si turis yang pertama tadi mengambil sesendok sambal dan disuapnya sekaligus. Tentu saja mendadak air matanya berleleran.
  • "Kenapa kamu menangis?" tanya temannya.
  • "Ah, tidak apa-apa," jawabnya kalem. "Saya cuma sedang teringat akan ayah saya yang barusan meninggal. Makanan ini sungguh enak."
    Tanpa ragu-ragu pula temannya tersebut mencoba sesendok sambal. Sebentar kemudian airmatanya pun berleleran pula.
  • "Kenapa kamu menangis?" tanya si turis pertama.
  • "Ah, tidak apa-apa. Saya cuma menyesal kenapa kamu tidak ikut meninggal bersama ayahmu sekaligus!!"

Bahasa gaul bawahan

Tanpa disengaja seorang sekretaris melihat ritsluiting celana Bos-nya terbuka sewaktu pagi-pagi ia masuk kantor.

  • Dengan sedikit malu ia berkata, "Bapak, sewaktu berangkat tadi dari rumah, apakah pintu garasi Bapak lupa ditutup kembali?" Si Bos tidak menangkap maksud sekretarisnya. Dia baru tahu setiba pulang ketika istrinya menegurnya untuk hal yang sama. Esok harinya si Bos tersebut memanggil sang sekretaris keruang kerjanya.
  • "Lisa, kemarin ketika kau melihat pintu garasiku terbuka, adakah kau lihat BMW-ku merah muda berhidung panjang?"
  • "Tidak pak, melainkan sebuah Honda mini abu-abu dan kedua ban depannya yang kempes!"

Rahasia sukses

Seorang pedagang mobil bekas baru saja terpilih menjadi orang paling sukses tahun ini.
Dalam jamuan makan untuk merayakannya dia memberikan rahasia keberhasilannya pada salah satu stasiun televisi yang mewawancarainya.

  • "Ada lima hal yang menyebabkan saya sukses.
  • Pertama, saya selalu memperlakukan orang lain sebagaimana saya ingin diperlakukan orang.
  • Kedua, saya selalu menjual dengan harga yang pantas.
  • Ketiga, saya selalu jujur.
  • Keempat, saya selalu memperlakukan karyawan saya secara adil dan dermawan.
  • Dan yang kelima, ini yang paling penting, bibi saya baru saja meninggal dan mewariskan kepada saya uang sepuluh milyar."

___________________________________________________________________
Indo community

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback