Pages

Thursday, June 18, 2009

coklat

Cokelat itu memang No. 1 !
Pada suka kan ?

Valentine identik dengan bunga dan cokelat. Kali ini suka² kamu mau ngasi tau alasan kenapa cokelat itu TOB abiz (biar kamu gak ragu lagi untuk mengkonsumsinya...! ga usah takut gemuk !)

ALASAN mengapa cokelat lebih baik daripada sebuah mobil :

  • Cokelat bisa dimakan
  • Makan cokelat gak kena pajak
  • Kita gak bakal kena tilang polisi gara² makan cokelat terlalu cepat
  • Kecelakaan yang diakibatkan oleh cokelat jarang sekali terjadi (Kecuali makannya sambil ngebut di jalan raya, sih...)
  • Cokelat gak akan berkarat
  • Kita gak membutuhkan kunci untuk menikmatinya
  • Perlu kerja keras buat para pencuri untuk mengambil cokelat anda
  • Kita tidak perlu repot - repot pergi ke bengkel
  • Cokelat tidak membutuhkan BBM

ALASAN mengapa cokelat lebih dahsyat daripada ciuman :

  • Cokelat selalu ada di mana - mana dan dia siap kapan saja
  • Cokelat tidak akan menularkan pilek
  • Cokelat tidak menjadikan bibir kering
  • Kita bisa dengan enaknya makan cokelat di depan orangtua kita (Gak boleh protes !)
  • Kita boleh menikmatinya saat bekerja
  • Cokelat tidak menguarkan nafas yang berbau tak sedap
  • Tak peduli berapa usia kita, kita pasti selalu boleh memiliki (dan menikmatinya !)

ALASAN mengapa cokelat lebih oke daripada kencan buta :

  • Cokelat selalu cocok untuk kita
  • Kita nggak perlu berdandan ekstra untuk sebuah cokelat
  • Cokelat nggak pernah datang terlambat
  • Ukuran cokelat bisa besar, kecil, bulat atau langsing dan itu nggak masalah buat kita
  • Cokelat nggak bakal bercerita 'garing'
  • Cokelat nggak akan memaksa kita menonton film yang membosankan
  • Kita nggak akan pernah merasa bosan memakannya
  • Cokelat nggak mengharapkan ciuman di pipi sebagai tanda terima kasih setelah kencan

ALASAN mengapa cokelat lebih menguntungkan daripada liburan :

  • Harga cokelat pas buat kantong kita (sekalipun di akhir bulan !)
  • Kita nggak perlu memesan cokelat dari jauh - jauh hari
  • Dalam segala cuaca kita bisa selalu mendapatkan cokelat
  • Kita nggak perlu mengatur jadwal khusus untuk membeli dan memakannya
  • Kita nggak perlu berkemas – kemas
  • Nggak perlu bisa berbahasa tertentu untuk bisa mengerti betapa lezatnya dia
  • Kulit kita nggak terbakar karenanya
  • Kita nggak perlu mengirimkan kartu pos ke teman atau saudara kita
  • Kita juga nggak perlu beli oleh - oleh buat keluarga dan relasi

Udah yakin kan kalo cokelat is the best ? :)

---------------------------------

Chocolate= Coklat= Cokelate
Hidup itu seperti coklat, pekat tapi nikmat. Coba kamu selusuri jajak yang kamu telah tempuh. Kamu lihat sekat-sekat yang menjeda dalam memori-mu? Seperti membagi kisahmu dalam butiran nikmat yang cepat terlumat. Bukankah tetap ada noda lekat yang selalu terlihat nikmat? Seperti duka yang selalu membuat kita tetap berharap ada. Coklat itu candu.

Swiss, netherland ataupun neverland....coklat selalu nikmat. Seperti kahayal, coklat menghadirkan memori semu tentang rasa. Seperti letupan almond yang meritme dalam komposisi yang tak pernah pasti. Alur yang membuat kita merasa perkasa, pasrah dan lega. Coklat itu kenikmatan luar biasa dalam hidup.

Layaknya tangis sendu. Sebuah rahasia yang tak pernah terjamah, terbungkus rapi dalam sepinya hati. Seperti bungkus coklat yang menutupnya rapat. Tak disisakan ruang angin untuknya, angin hanya bisa menyebarkan dusta, dan coklat meleleh karenanya. Waktu selalu melarutkan nestapa. Coklat itu rindu.

Entah mengapa juga coklat selalu berwarna coklat. kenapa tidak ada kontradiksi,tak ada kontroversi. Coklat memang murni, sebelum manusia membuatnya dengan berbagai komposisi. Coklat putih? Itu bukan coklat....coklat tak pernah berwarna putih. Coklat itu nurani, dia berkata jujur tentang dirinya sendiri, coklat itu sejati.

Apa kamu suka coklat? atau kamu tipe pe-naif yang menyingkirkanya dari nafsumu karena ketakutan? Takut dia membuatmu menggelembung dalam bulatan lemak, atau ketakutan akan rapuhnya tiap bijih dari gigimu? Sebegitu berbahayakah coklat bagimu? Jangan pungkiri, betapa kamu tak menginginkannya, tapi tetap saja dia ada dalam sempit benakmu. Awas coklat itu kangen yang mendera.

Aku suka coklat, seperti halnya lebih dari separuh dunia ini suka coklat. Coklat itu teduh, coklat itu nyaman, coklat itu tenang. Kadang coklat menyembuhkan luka, kadang pula dia menjadi panah sayang tulus & perhatian, menembus inti rasa dari manusia, coklat sangat kompleks. Coklat adalah perasaan, coklat itu diri kita....

Eksistensi yang kadang sulit untuk diterjemahkan, karena dia rasa. Seperti Adam dan Hawa, coklat tak pernah membuatnya terbuang dari surga. Coklat itu bijak,coklat itu perkasa, seperti penantian akan rasa. Coklat bukan hanya coklat,......coklat adalah harapan dalam kemasan....

Indo community

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback