(inspiration) Oleh: Gede Prama
Sampai sekarang, saya masih meyakini teori daya magnet fikiran. Yang menyebutkan bahwa fikiran - baik positif maupun negatif - bisa manarik kita ke dalam kehidupan serupa. Namun, belakangan saya mememukan ide yang mungkin bisa membawa Anda melewati batas 'langit' fikiran.
Sebagai pembahasan awal, saya sependapat dengan seorang rekan warga Amerika yang pernah mengemukakan bahwa life is a daring adventure or nothing (kehidupan adalah perjalanan penuh keberanian atau tidak menghasilkan apa-apa sama sekali).
Sayang Napoleon hidup di Eropa. Jika ia hidup di Indonesia sudah lama ia ditangkap karena berbadan PKI (pendek, kecil dan imut-imut). Akan tetapi, dengan badan seperti itu ia bisa memimpin pasukan dan menaklukkan Eropa, apa modal terpentingnya kalau bukan keberanian.
Kalau benar senjata utama kemajuan adalah pendidikan dan pengalaman, Cory Aquino tidak memiliki keduanya. Tetapi ia memiliki keberanian. Jika benar senjata adalah satu-satunya alat kemenangan dalam perang, Mahatma Gandhi tidak akan pernah dicatat dalam sejarah.
Dengan semua bukti ini, mendidik diri untuk menjadi lebih berani adalah langkah besar yang harus dilakukan siapa saja yang mau memaksimalkan prestasi pribadi.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan di sini. Pertama, perlu dicermati our limiting system of belief. Baik yang bersumber dari masa kecil, sekolah,pendidikan orang tua, maupun yang lain. Tetapi yang manapun sebenarnya bisa diobati.
Tidak semua orang memang lahir dengan keyakinan akan diri sendiri yang tinggi. Namun, bagi saya merubah diri sendiri - khususnya berkaitan dengan keberanian -sedikit berkaitan dengan kemampuan, ia lebih terkait dengan motivasi untuk berubah.
Nah, berurusan dengan motivasi terakhir, kehadiran orang lain hanya sebatas memberi inspirasi. Mesin dan dorongan perubahan mesti datang dari dalam diri. Ingat, bila perubahan di luar diri bergerak lebih cepat dibandingkan kemampuan Anda merubah diri sendiri, cepat atau lambat Anda akan digilas kereta api perubahan.
Kedua, tidak ada sumber keamanan hidup yang lebih kuat dari perbaikan – dalam arti luas. Sekali Anda yakin melakukan perbaikan setiap harinya - apa lagi lebih baik dibandingkan orang lain - jangan pernah takut menderita.
Sukses, rezeki,penghargaan dan atribut sejenis akan datang dengan sendirinya mengikuti perbaikan. Jadi, pertanyaan terpenting sebelum menutup mata di malam hari,seberapa banyak Anda melakukan perbaikan hari ini?
Bila ingin menjadi manusia lebih, beranilah berinvestasi dalam waktu secara lebih juga. Jika orang lain membaca satu koran setiap hari, bacalah setidaknya lima koran per hari. Jika kebanyakan orang memiliki satu gelar master,setidaknya Anda punya dua gelar master.
Seumpama orang bekerja delapan jam sehari, mulailah bekerja sepuluh jam setidak-tidaknya. Tatkala orang berhenti loyo karena kebosanan, obati kebosanan Anda dan mari lari lagi melakukan perbaikan.
Ketiga, buatlah keputusan kemana hidup Anda akan dibawa sekarang juga. Keputusan, ibarat membuat garis di semen basah. Sekali ia dibuat, ia akan berbekas selamanya. Lebih-lebih bila keputusan itu dibuat seterfokus mungkin,serta menggabungkan inner and outer resources.
Seperti air yang 'memutuskan' diri untuk berjalan. Pelan, perlahan dan pasti ia akan sampai di laut, kalau dibekali keyakinan sampai dan keuletan untuk senantiasa berjalan.
Keempat, untuk memperkuat keputusan di point tiga, saya memiliki sebuah model yang saya sebut dengan lingkaran kemajuan. Kita mulai dengan potensi. Potensi akan kelihatan sebagai prestasi, jika ditindaklanjuti dengan aksi (tindakan).
Hasil yang dihasilkan prestasi terakhir akan memperkuat keyakinan Anda. Dan keyakinan terakhir memperbesar potensi Anda kemudian. Intinya, terletak pada kesediaan untuk senantiasa bertindak dan mencoba.
Kelima, sukses perilakunya kerap seperti wanita. Jangan dikejar. Ciptakan daya tarik dalam diri Anda agar ia yang datang ke Anda. Keberanian, perbaikan,keputusan dan tindakan adalah sebagian hal yang membuat Anda tampil lebih 'seksi' di depan kesuksesan.
Keenam, setelah Anda yakin melakukan kelima langkah di atas terus menerus, cintailah diri Anda dan kehidupan. Diri Anda dan kehidupan Anda adalah kekayaan Anda yang paling berguna.
Kurangi merusaknya dengan keluhan, makian dan hujatan. Rekan saya yang warga negara Inggris pernah berpesan : when you flood your self, your family and your society with love, you will find a lot of miracle.
Kembali ke cerita awal tentang dare adventure or nothing, saya punya latar belakang yang mungkin berguna untuk Anda simak.
Di SD sangat kampung tempat saya bersekolah dulu, sering kali saya kena setrap di depan kelas. Bukan karena bandel, tetapi memang karena bodoh dan tidak bisa. Kala mau penjurusan di SMU, dengan segala rayuan guru BP (bimbingan penyuluhan) tidak mengizinkan saya masuk jurusan IPA.
Sebabnya, kecerdasan kurang. Ketika baru tamat S1, bolak- balik ditolak lamarannya sekali lagi karena faktor kecerdasan. Namun, saya punya satu hal: keberanian. Dan, belakangan sejumlah psikolog yang mengetes dulu - kendati mereka tidak ingat - ikut seminar saya secara berulang-ulang. Perusahaan yang menolak lamaran saya, jadi klien tetap saya.
Rekan saya bilang, ini kisah bonek (bego namun nekat)! Namun, saya menikmati kenekatan terakhir.
Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia
12 years ago
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback