Pages

Wednesday, March 4, 2009

Bau kaki

Dr.Handrawan Nadesul

12 Cara Melawan Kaki Bau

Bau kaki atau foot odor bukan milik semua orang. Namun, apabila aib itu menimpa kita, repotnya luar biasa. Sebab, mengatasinya gampang-gampang susah. Katanya ada 12 cara untuk melawannya. Apa saja?

Mau disebut kaki bau atau bau kaki nasibnya tetap sama: tidak boleh jempol kaki selonjor di depan hidung orang kalau tidak ingin langsung ditonjok atau bikin yang termenung di dekat kita mendadak jatuh pingsan.

Sungguh kaki bau menebar bau yang luar biasa, bukan sembarang bau. Namun,jangan pernah bercita-cita ingin tahu sensasi bau kaki jika sampai sekarang belum pernah punya pengalaman tentang cita rasa yang konon baunya tak terperi itu.

Hanya pihak istri atau suami dan si pemiliknya tentu saja, yang persis tahu setinggi apa kaliber bau kaki. Satu hal sudah pasti, sekalipun bau kaki mungkin bisa membangunkan orang yang sedang pingsan, namun tidak boleh dipakai buat obat mabuk kalau tak ingin bikin orang malah tambah mabuk.

Peluh Berkuman
Memang bukan salah bunda mengandung kalau diberi bakat berkaki bau. Tak ubahnya dengan ketiak, kulit kaki juga bisa basah berpeluh dan berbau. Ada peluh jinak, ada peluh aujubilah. Peluh aujubilah ini yang rajin menyimpan bau jika berlebihan dan kaki dikeramasi hanya kalau habis gajian saja.

Suratan kaki bau hanya milik orang-orang tertentu yang peluhnya tergolong buas. Selain berlimpah, warna dan kaliber baunya spesifik dan istimewa,seperti ihwalnya bau badan. Ada bau kesturi, apek, anyir, atau jenis bau yang sudah ingin berkata jujur pun masih tetap tak terlukiskan dengan kata-kata. Ada yang bilang baunya kayak gombal basah yang tidak dicuci-cuci seminggu.

Entah seperti apalah baunya, yang pasti merisaukan bukan saja pemiliknya, melainkan juga pasangan hidup dan orang-orang serumah tentu. Baru pulang kerja, "bau semerbak" itu langsung datang. Lagi seks di kamar tidur, bau itu merusak emosi sensual. Apalagi kalau baru pulang dari main sepakbola, jangan langsung membuka sepatu kalau gasnya tidak mau sampai menyerang hidung.

Pak Kar. sejak muda sadar kakinya berbau. Ia hati-hati sekali kalau mau buka sepatu, sadar harus berpantang tidak di depan orang, juga di depan istri. Dan istrinya ingat betul, jangan dekat-dekat kalau suami lagi buka sepatu,supaya selera seksnya tidak segera kendur.

Bukan tanpa upaya, tapi bau kaki itu tetap setia di situ dan Pak Kar. Minder gara-gara foot odor. Setiap kali berbaring diperiksa dokter untuk urusan penyakit apa pun, awalnya ia tak sudi mencopot sepatunya, khawatir dokternya terhuyung-huyung mau pingsan. Dokter lalu bertanya,

"Kalau tidur biasa pakai sepatu ya, Pak?" Pak Kar. cuma mesem tersipu. Selain kaya akan peluh, kaki berbau juga sebab ada penyakit di kulit kaki. Kulit kaki yang senantiasa basah oleh peluh selalu mengundang kuman. Kuman tertentu memproduksi bau jika sepatu juga tidak kering dan kaus kaki diganti cuma kalau malam minggu.

Jamur kulit juga sering hinggap di sela jemari kaki. Baunya sama tak sedap. Pengidap foot odor dengan jamur kaki, baunya menjadi super.

Cara Melawan Bau Kaki
Berikut ini 12 cara melawan kaki bau:

  1. Basuh kaki lebih sering pakai air sabun, terlebih jika sedang banyak peluh dan bekerja sepanjang hari, bersepatu atau tidak. Tujuannya, agar kulit kaki tidak berlumuran peluh terlalu lama.
  2. Bedaki kulit kaki setiap sehabis mandi atau dibasuh. Kalau sekiranya ada kemungkinan kena jamur, sebaiknya semprotkan antijamur pula. Baluri pula bagian dalam sepatu dengan bedak.
  3. Bukan cuma ketiak yang perlu semprotan antibau. Pakai semprotan antipeluh (antiperspirant) yang biasanya sudah dicampur dengan antibau (deodoran) sedikitnya tiga kali sehari. Namun, jangan pakai antiperspirant kalau kaki lagi luka atau jamuran.
  4. Sering berganti kaus kaki, bahkan kalau perlu sampai tiga kali dalam sehari (bukan kalau malam minggu saja). Pilih dari bahan katun yang menyerap keringat, bukan nilon.
  5. Jika peluh kaki luar biasa hebat, boleh memakai kaus kaki dua lapis.
    Bagian dalam dari katun, sedangkan bahan kaus luar dari wool. Jangan pakai bahan sintetis sebab malah tidak bisa menyerap keringat.
  6. Pilihlah jenis sepatu terbuka atau sepatu sandal. Sepatu tertutup selain merangsang banyak keluar keringat, mengundang kuman bersarang, yang memicu bau kaki bertambah. Pilih sepatu bukan dari bahan plastik atau karet yang bikin kedap udara luar masuk, sehingga kulit kaki sukar bernapas. Jangan pakai sepatu yang sama dua kali dalam sehari. Sepatu perlu waktu sedikitnya
    24 jam untuk mengeringkan diri sebelum dipakai lagi.
  7. Mandikan kaki sebelum tidur malam dengan alkohol (70%). Lalu dinginkan dan semprotkan deodoran sebelum kaki dibungkus kantong plastik. Lapisi dengan kaus kaki selama sepanjang tidur.
  8. Rendamlah kaki lebih sering dengan larutan tertentu (air teh, aluminium acetate, sodium bicarbonat, cukak, air dingin dan panas bergantian).
  9. Orang zaman dulu acap menyirami sepatu dengan pewangi ruangan.
  10. Ada pula yang melumuri bagian dalam sepatu dengan bahan arang penyerap basah antilembab).
  11. Kondisi stres bikin keringat tubuh keluar berlebihan. Untuk yang berbau, kaki perlu antistres juga.
  12. Perhatikan apa yang kita makan. Jenis makanan berbumbu kental, seperti bawang putih atau merica, menambah semerbak bau peluh.

Dan tentu saja, jika kulit kaki berjamur atau terinfeksi, perlu diobati sampai sembuh. Infeksi atau kaki bersarang jamur, menambah bau tak sedap disana, yang bisa saja sampai ke hidung Tuan Direktur atau siapa pun atasanAnda. Jadi apes namanya kalau cuma gara-gara menyimpan air got di kaki, kita harus sampai di-PHK. @

Copyright © 2002 PT. Kompas Cyber Media

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback