- Dua orang pengayuh becak mencari penumpang di depan sebuah mall.
- Kemarin, yang seorang rajin menawarkan becak pada pengunjung yang lalu lalang dan mendapat banyak pemasukan.
- Sedangkan yang lain, seharian hanya berteduh dari terik, harus puas dengan uang tak seberapa.
- Tetapi, esok hari, situasi berbalik.
- Ia yang rajin menjajakan becaknya nyaris tak membawa uang pulang.
- Malah yang duduk-duduk di bangku becaknya dihampiri penumpang.
- Mengapa ada kenyataan seperti ini?
- Ada orang rajin bekerja lalu menerima imbalan yang menyenangkan.
- Kita sebut itu "usaha".
- Ada orang seolah tak melakukan apa, malah mendapat hasil tiada kepalang.
- Kita bilang itu "keberuntungan".
- Bagi yang tak menemukan jawaban, hanya bergumam, "Yah, itulah nasib."
- Sesungguhnya hampir-hampir kita tak berkuasa atas diri kita sendiri.
- Kita tak mampu memerintahkan segores luka untuk sembuh semau kita.
- Apalagi kuasa penuh atas roda kehidupan ini.
- Karenanya, orang bijak tak henti bertutur agar kita tetap bekerja sekuat tenaga, jangan terlepas dari doa dan harapan, namun setelah itu serahkan semuanya pada kehendak Penguasa Semesta; berserah diri sepenuhnya.
***********************************************************
Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia
12 years ago
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback