- Sedari kecil berikanlah segala yang diinginkannya. Dengan cara ini ia akan percaya bahwa dunia berhutang kepadanya.
- Kalau ia mengucapkan kata-kata tidak sopan, tertawailah dia. Ini akan membuatnya menyangka sikapnya itu manis. Ini juga akan mendorongnya untuk mengucapkan ungkapan-ungkapan "yang lebih manis lagi", yang akan mengejutkan Anda nanti.
- jangan pernah memberinya pendidikan rohaniah. Tunggu saja hingga ia berusia dua puluh satu dan biarkanlah "dia memutuskan sendiri".
- Hindarilah kata "salah". Bisa-bisa membuatnya merasa bersalah. Ini akan mengkondisikannya untuk percaya bahwa masyarakat menentangnya, dan ia dianiaya.
- Pungutlah segala yang dibiarkannya tergeletak (buku, sepatu, dan pakaian). Lakukanlah segalanya untuknya agar ia berpengalaman melempar segala tanggung jawab kepada orang lain.
- Biarlah dia membaca apapun. Pastikanlah piranti makan minumnya steril, tetapi biarlah pikirannya makan sampah.
- Sering-seringlah bertengkar di hadapan anak Anda. Dengan demikian ia takkan shock kalau rumahtangganya berantakan nanti.
- Berilah dia uang belanja sesukanya. jangan biarkan ia cari uang sendiri. Untuk apa sih membuatnya bekerja keras seperti Anda?
- Puaskanlah segala keinginannya akan makanan, minuman, serta kenyamanan. Pastikanlah agar segala hasrat sensualnya terpuaskan. Menyangkal hasratnya bisa-bisa membuatnya frustrasi.
- Berpihaklah padanya kalau ia melawan tetangga, guru, dan polisi. Mereka. semua kan berprasangka buruk terhadapnya. Kalau ia mengalami masalah, katakanlah, "Ya habis tidak bisa saya apa-apakan".
- Bersiap-siaplah menghadapi kehidupan penuh penyesalan.
____________________________________________
Be more concerned with your character than your reputation,
because your character is what you really are,
while your reputation is merely what others think you are
***********************************************
indo community
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback