Pages

Sunday, March 1, 2009

7 Jenis Ciuman Terpopuler

Tuty Ocktaviany - Okezone


PADA zaman modern seperti sekarang, terdapat beberapa variasi baru dalam berciuman yang dapat dipraktikkan para pecinta untuk semakin menggelorakan hasrat seksualnya. Apa saja?

Simak jenis-jenis ciuman terpopuler, seperti dikutip dalam buku "Kamasutra & Kecerdasan Seks Modern", karya Ki Guno Asmoro.

  • Ciuman menekan Ciuman yang dilakukan dengan menekankan bibirnya kuat-kuat pada bibir pasangan.
  • Ciuman botol bayi Ciuman yang dilakukan seseorang dengan menyedot bibir pasangannya laksana bayi sedang menyedot botol susunya.
  • Ciuman sedot penuh Ciuman yang dilakukan dengan cara menyedot penuh-penuh pada mulut masing-masing pasangan. Caya ciuman ini memang sedikit eksperimental, namun tidak ada salahnya untuk dicoba oleh sang pencinta guna mendapatkan sensasi "rasa" ciuman yang lain.
  • Ciuman gelembung Kebalikan dari ciuman sedot penuh yang juga bersifat eksperimental. Ciuman ini dilakukan dengan saling meniup mulut pasangan hingga kedua pipi masing-masing menggelembung membulat. Masih dalam posisi berciuman, masing-masing pasangan kemudian mengempiskan gelembung di mulutnya tersebut.
  • Ciuman cukur tertutup Ciuman yang dilakukan seseorang dengan membawa "lidah" pasangannya ke dalam mulutnya sendiri, kemudian "menjepit" lidah itu dengan gigi- giginya. Selanjutnya, dengan gigi-giginya itu pula ia "mencukur" lidah pasangannya tersebut dengan bergerak maju mundur sesuai juluran lidah pasangannya.
  • Ciuman meluncur Ciuman yang tidak pada satu bagian tubuh pasangannya semata, melainkan terus "meluncur" ke bagian-bagian tubuhnya yang lain. Bisa saja semula mencium bibir pasangannya, namun kemudian diteruskan ke pipi, leher, bahu, dada, payudara, dan terus meluncur ke tempat-tempat lainnya untuk semakin membakar gairah diri dan pasangannya.
  • Ciuman gairah Ciuman yang dilakukan seorang pecinta kepada pasangannya yang telah tertidur atau tengah beristirahat dengan menciumi wajah dan leher pasangannya sebagai pelepas gairah seks yang membara.

(tty)

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya
Thanks for your feedback